TNI dan Tim Jaguar Latih Kedisiplinan Pelajar SMA Muhammadiyah Depok

DEPOK – Sasaran non fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 wilayah Kodim 0508/Depok, menggandeng Tim Jaguar Polresta Depok dalam memberikan penyuluhan tentang kedisiplinan dan pencegahan kenakalan remaja kepada ratusan pelajar SMA Muhamadiyah 4, di Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Depok, Selasa (06/11/2018).

Penyuluhan yang digelar di aula sekolah ini, menghadirkan pembicara Kapten Inf Agung Bintoro dari Bintal Kodam Jaya serta Brigadir Vino anggota Tim Jaguar Polresta Depok.

Bacaan Lainnya

Dalam paparannya Agung menekankan pentingnya para pelajar melatih kedisiplinan diri agar tetap semangat belajar dan menghargai waktu selama dalam proses belajar mengajar di sekolah.

“Dengan kedisiplinan para pelajar punya tujuan dan target yang akan disasar, dalam meraih prestasi dan capaian lainnya,” ujar Agung.
Menurutnya kedisiplinan siswa sangat penting untuk kemajuan siswa serta sekolah.

Meningkatkan kedisiplinan siswa sangat penting karena hal itu merupakan satu faktor yang membantu para siswa meraih sukses di masa depan.

“Disiplin merupakan suatu kondisi yang terbentuk dari proses dan serangkaian perilaku yang menunjukan nilai ketaatan, kepatuhan, dan ketertiban,” kata dia.

Dengan adanya kedisiplinan siswa di sekolah diharapkan mampu menciptakan suasana lingkungan belajar yang nyaman dan tentram di dalam kelas.

“Siswa yang disiplin yaitu siswa yang biasanya hadir tepat waktu, taat terhadap semua peraturan yang diterapkan disekolah, serta berperilaku sesuai dengan norma-norma yang berlaku,” katanya.

Mengenai disiplin siswa, tidak bisa terlepas dari persoalan perilaku negatif pada siswa tersebut, yang pada saat ini semakin memprihatinkan.

Banyak tindakan negatif yang dilakukan oleh para siswa di sekolah dari bolos, tawuran atau berkelahi, mencuri, merokok, dan pelangaran-pelangaran yang membahayakan diri sendiri dan orang lain. “Saya harap pelajar di sini tidak melalukan hal negatif itu,” ujarnya.

Sementara itu Brigadir Vino, anggota tim Jaguar Polresta Depok memaparkan mengenai dampak buruk dan kerugian jika pelajar melakukan tindak kenakalan remaja mulai dari membolos, tawuran hingga mabuk-mabukan atau penyalahgunaan narkoba.

Sebab kenakalan remaja saat ini katanya sudah cenderung pada kategori tindakan kriminal atau tindak pidana.

“Kalau sudah melakukan tindak pidana, maka akan berhadapan dengan proses hukum dan pelajar kehilangan kesempatan untuk mengembangkan diri dengan belajar lebih baik dan berprestasi,” katanya.

Karenanya pelajar mesti memahami agar menghindari perbuatan kenakalan remaja yang merupakan tindak pidana.

“Terutama tawuran karena hal itu dapat merugikan diri sendiri dan orang lain, serta kenakalan remaja lainnya,” kata dia.

Ia mengajak siswa untuk melindungi, melestarikan dan mengembangkan budaya bangsa dan budi pekerti yang luhur dalam tata kehidupan masyarakat.

Sementara itu, pengawas Giat TMMD Peltu Ade Sopiandi mengatakan dengan penyuluhan ini diharapkan para siswa lebih disiplin dalam meraih cita-cita dan prestasinya, serta menghindari kenakalan remaja yang berpotensi tindak pidana.

“Ke depan para pelajar harus bisa menerapkan kedisiplinan diri, untuk meraih prestasi dam cita-cita yang diinginkan,” pungkasnya. frynang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *