Polres Trenggalek Bongkar Sindikat Penipu Toko Online Asal Sidrap

TRENGGALEK – Polres Trenggalek Polda Jawa Timur berhasil membongkar sindikat penipuan penjualan online melalui marketplace (lokapasar). Dua pelaku berinisial SD dan SA ditangkap di desa Tanete, kecamatan Maritengngae, kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.

Kapolres Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyatputera mengatakan, kedua pelaku memiliki peran masing-masing. Pelaku SD merupakan pemilik barang yang ditawarkan di lokapasar. Sementara SA berperan sebagai pegawai jasa pengiriman.

Bacaan Lainnya

Kasus ini terungkap berdasarkan laporan masyarakat kecamatan Pule, kabupaten Trenggalek, yang tertipu hingga sepuluh juta rupiah.

Korban merasa tertarik dengan sepeda motor mini trail yang ditawarkan pelaku seharga Rp 2,5 juta dan menghubungi pelaku SD.

Mereka pun melakukan aktivitas jual beli lewat aplikasi percakapan. Korban lalu membayar dengan mentransfer sesuai harga yang disepakati dengan cara transfer.

Setelah itu, pelaku lain SA menghubungi korban yang mengaku berasal dari jasa pengiriman. Pelaku meminta biaya tambahan pengiriman dan asuransi barang hingga mencapai tiga kali lipat harga motor mini trail yang dibeli korban.

“Korban secara terus menerus diminta transfer sejumlah uang untuk berbagai macam alasan dan mengirim bukti pengiriman fiktif kepada korban. Korban pun curiga karena pelaku terus-terusan meminta uang tambahan,” ujar Dwiasi.

Anggota Satreskrim Polres Trenggalek yang menindaklanjuti laporan masyarakat memburu kedua pelaku hingga ke Sidrap pada Februari.

Bersama kedua pelaku polisi juga mengamankan barang bukti sejumlah telepon genggam yang digunakan untuk transaksi, satu laptop dan printer untuk mencetak nota jasa pengiriman, serta tangkapan layar percakapan.

Kedua pelaku dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dan terancam hukuman maksimal enam tahun penjara. Mereka kini ditahan di Polres Trenggalek. *ferry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.