Jakarta,Topikonline.co.id— Koperasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) didorong tidak sekadar menjadi tempat berjualan, tetapi mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan anggota.
Pesan itu ditegaskan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Mashudi saat meresmikan Warung Vetlas Primkopasindo, Selasa (15/9/2026). Warung tersebut disiapkan sebagai sarana pemenuhan kebutuhan sekaligus penguatan peran koperasi bagi keluarga besar Ditjenpas.
Mashudi meminta seluruh jajaran memanfaatkan koperasi secara optimal. Berbagai kebutuhan dalam kegiatan kedinasan, termasuk konsumsi rapat, diharapkan dapat dipenuhi melalui koperasi sehingga manfaat ekonominya kembali kepada anggota.
“Koperasi ini didirikan untuk memenuhi kebutuhan kita. Kalau ada rapat, bisa membeli dari koperasi. Tidak perlu membeli makanan atau minuman dari luar sehingga kegiatan kita juga memberikan manfaat kembali kepada koperasi dan anggotanya,” tegas Mashudi.
Menurutnya, keberadaan koperasi harus diikuti dengan kreativitas dan kemampuan membaca kebutuhan internal organisasi. Pengurus tidak boleh berhenti pada usaha yang sudah berjalan, tetapi harus terus mencari peluang pengembangan.
“Harus kreatif. Lihat apa yang menjadi kebutuhan di direktorat, itu yang harus dikembangkan. Kalau sudah ada koperasi, kita harus berpikir bagaimana koperasi ini terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kita semua,” ujarnya.
Mashudi menekankan, pengelolaan koperasi secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab menjadi kunci agar manfaatnya dapat dirasakan anggota secara berkelanjutan.
Sementara itu, Sekretaris Ditjenpas Gun Gun Gunawan mengatakan Warung Vetlas Primkopasindo lahir dari inisiatif untuk menghadirkan fasilitas yang benar-benar memberi manfaat bagi anggota koperasi.
Meski dengan keterbatasan ruang, kata Gun Gun, koperasi tetap dapat dikembangkan menjadi wadah pemenuhan kebutuhan sekaligus membuka peluang usaha dan kerja sama.
“Kita bersyukur koperasi ini sudah berdiri dan sudah sah dengan pihak-pihak yang terlibat. Dengan keterbatasan tempat yang ada, kita tetap dapat mendirikan Warung Vetlas Primkopasindo sebagai sarana yang memberikan manfaat bagi anggota,” katanya.
Gun Gun berharap warung tersebut mampu menyediakan kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau. Prinsipnya, manfaat ekonomi dari aktivitas usaha koperasi harus kembali kepada anggota.
“Warung ini diharapkan memberikan kebutuhan kepada teman-teman dengan harga terjangkau. Insyaallah, harganya tidak mahal dan lebih murah dibandingkan retail lainnya sehingga manfaatnya kembali kepada anggota koperasi,” ungkapnya.
Peresmian Warung Vetlas Primkopasindo menjadi langkah awal untuk memperkuat kegiatan usaha koperasi di lingkungan Ditjenpas. Tantangannya kini bukan sekadar menjaga warung tetap berjalan, tetapi memastikan koperasi tumbuh, profesional, dan benar-benar menghadirkan manfaat nyata bagi anggota dan keluarga besar Pemasyarakatan.












