Topikonline.co.id, Jakarta – Pameran internasional PRO AVL Indonesia 2026 resmi dibuka di Building C Hall 9 NICE PIK 2, Tangerang, Rabu (29/7/2026). Ajang yang berlangsung hingga 31 Juli 2026 ini menghadirkan 60 brand dari 12 negara sekaligus menjadi pusat pertemuan pelaku industri audio, visual, lighting, dan musik dari berbagai belahan dunia.
Pameran yang diselenggarakan Krista Exhibitions Group tersebut menjadi wadah bagi produsen, distributor, system integrator, penyedia teknologi, hingga profesional industri untuk memperkenalkan inovasi terbaru sekaligus memperluas jejaring bisnis.
CEO Krista Exhibitions Group, Daud D. Salim, mengatakan perkembangan teknologi yang semakin cepat menuntut kolaborasi yang lebih kuat antar pelaku industri agar mampu menciptakan inovasi yang berkelanjutan.
“Melalui PRO AVL Indonesia 2026, kami ingin menghadirkan sebuah platform yang tidak hanya memperkenalkan teknologi dan solusi terbaru, tetapi juga membuka ruang bagi para pelaku industri untuk saling belajar, berkolaborasi, dan membangun kemitraan yang produktif,” ujarnya saat Opening Ceremony.
Menurut Daud, sinergi yang terbangun selama pameran diharapkan mampu melahirkan peluang bisnis baru, meningkatkan daya saing industri nasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam industri audio, visual, lighting, dan musik di tingkat global.
Sebanyak 60 brand yang berpartisipasi berasal dari Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Jepang, Prancis, Italia, Denmark, Swedia, Austria, China, Spanyol, dan Indonesia.
Selain menampilkan teknologi terbaru, penyelenggara juga menyediakan layanan Free Shuttle Bus bekerja sama dengan Royaltrans dan Big Bird. Armada tersebut melayani enam titik keberangkatan, yakni Juanda, Plaza Festival, Summarecon Bekasi, Hublife, Mall of Indonesia (MOI), serta Living World Alam Sutera untuk memudahkan akses pengunjung menuju lokasi pameran.
Tak hanya menjadi ajang pameran teknologi, PRO AVL Indonesia 2026 juga menghadirkan berbagai program hiburan dan edukasi melalui rangkaian Krista Music Festival.
Salah satu agenda utama adalah Grand Final SING OUT LOUD 2026 yang akan berlangsung pada 31 Juli mendatang. Kompetisi vokal tersebut mempertemukan 49 finalis terbaik hasil seleksi dari lebih dari 100 peserta audisi.
Kompetisi ini mempertandingkan tiga kategori, yakni Pop (Pre-Teens & Teen/Adult), Musical, dan Classical. Dewan juri terdiri atas sejumlah nama di industri musik Indonesia seperti Titi DJ, David Klein, Kristanto Pantioso, Lita Zen, Tamam Husein, dan Aning Katamsi.
Selain itu, Drum Competition 2026 bersama APAVMI turut digelar sebagai panggung bagi para drummer berbakat. Kompetisi tersebut dinilai oleh jajaran musisi dan praktisi musik nasional, antara lain Echa Soemantri, Yoiqball, Budhy Haryono, Harry Murty, Nicko Prabowo, Yandi Andraputra, Bowie Champa, dan Bowie Djat.
Para pemenang tidak hanya memperoleh hadiah uang tunai, tetapi juga beasiswa kursus drum online selama satu tahun di Percussive Arts Society serta satu unit drum elektrik.
Di sisi bisnis, penyelenggara menghadirkan program Business Matching yang mempertemukan produsen, distributor, importir, investor, system integrator, buyer, hingga pemilik proyek dalam pertemuan bisnis terjadwal. Program ini diharapkan membuka peluang kerja sama strategis sekaligus mendorong transaksi dan investasi di sektor audio, visual, lighting, dan musik.
Pengunjung juga dapat mengikuti berbagai kegiatan lain seperti penampilan Komunitas Gitar dalam program Learn, Play & Perform, demonstrasi teknologi audio, hingga seminar bertajuk “Pemberlakuan dan Pengawasan Standar Nasional Indonesia (SNI) Audio Video Secara Wajib” yang menghadirkan narasumber dari Kementerian Perindustrian RI bersama APAVMI.
Melalui penyelenggaraan PRO AVL Indonesia 2026, Krista Exhibitions Group berharap ekosistem industri audio, visual, lighting, dan musik nasional semakin berkembang melalui kolaborasi, inovasi, dan perluasan pasar, baik di dalam maupun luar negeri.
Pameran ini terbuka bagi pelaku industri, komunitas kreatif, akademisi, hingga masyarakat umum yang ingin melihat perkembangan teknologi terkini di sektor audio, visual, lighting, dan musik.












