Apresiasi Masukan Dari IPW, Kapolresta Bogor : Kami Berusaha Memenuhi 2 Alat Bukti

BOGOR – Kapolresta Bogor Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengapresiasi Indonesia Police Watch (IPW), yang meminta jajaran Polresta Bogor untuk mengusut kasus penganiayaan warga yang diduga dilakukan oleh Polisi.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kontrol yang diberikan oleh IPW dalam perbaikan pelayanan penyidikan,” ujar Susatyo, Minggu (24/7/2022).

Bacaan Lainnya

Dalam rilisnya, Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso menyebutkan Polresta Bogor tidak profesional dan melakukan diskriminasi dalam penanganan perkara.

Lebih lanjut, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, pada pernyataan IPW tersebut perkara yang menjadi perhatian adalah laporan Deky Y Wermasuban pada tahun 2020.

“Sampai dengan saat ini Satreskrim Polresta Bogor kota masih melakukan proses penyidikan secara serius, prosedural dan berimbang karena perkara ini saling lapor. Kami sudah pernah berupaya melakukan mediasi dalam rangka restoratif justice namun tidak berhasil,” tegasnya.

Kombes Pol Susatyo menjelaskan, Polresta Bogor Kota telah menerima beberapa laporan masyarakat diantaranya Sdr Deky Y Wermasuban dan Sdri Norce Amiranti. “Atas laporan tersebut, Polresta Bogor Kota masih berusaha memenuhi dua alat bukti,” ungkapnya.

“Perkara tersebut masih ditangani secara intensif dan tidak ada penghentian atas perkara tersebut. Terkait SP2HP telah kami berikan sebanyak dua kali dan akan kami sampaikan secara berkala kepada pelapor,” kata Susatyo.

Menurut Susatyo, proses Pengawasan Penyidikan telah dilakukan melalui mekanisme gelar perkara terhadap semua LP maupun yang menjadi perhatian masyarakat bahkan sudah di lakukan pada tingkat Polda.

“Kami akan mendorong Satuan Reskrim Polresta Bogor untuk dapat mempercepat penanganan laporan ini secara profesional, prosedural dan segera dapat memberikan kepastian hukum kepada masyarakat serta memastikan tidak ada diskriminasi terhadap penanganan Laporan tersebut. kami selalu membuka diri atas kritik dan saran masyarakat,” tandasnya.

“Untuk penjelasan lebih lanjut dan detil, bagi pihak terkait, baik itu pelapor maupun kuasa hukumnya silahkan berkoordinasi langsung dengan Sat Reskrim,” pungkasnya. ferry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.