TOPIKONLINE.CO.ID – PADANG: Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy mengikuti Gerakan Subuh Berjamaah (GSB) di Masjid Nurush Shabirin, Aspol Alai, Kota Padang, Senin (24/8/2026).
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi sarana ibadah bersama, tetapi juga menjadi momentum bagi jajaran Polda Sumbar untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus membangun kedekatan dan silaturahmi dengan masyarakat.
Kapolda Sumbar tiba di Masjid Nurush Shabirin sekitar pukul 05.05 WIB. Bersama jajaran kepolisian dan jamaah masjid, Kapolda kemudian melaksanakan salat Subuh berjamaah.
Usai salat, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah Subuh. Dalam suasana yang khidmat dan penuh kebersamaan, Kapolda menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.
Menurut Kapolda Sumbar, kegiatan Subuh berjamaah memiliki makna penting karena selain meningkatkan kualitas ibadah, juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi dan mempererat hubungan antara anggota Polri dengan masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga memperkuat silaturahmi. Polisi harus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan dan membangun kebersamaan, ” ujar Irjen Djati.
Ia juga mengajak seluruh personel untuk menjadikan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembentukan karakter, disiplin dan integritas dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Nilai-nilai keagamaan hendaknya menjadi pedoman bagi setiap personel dalam melaksanakan tugas, sehingga kehadiran Polri benar-benar dapat memberikan rasa aman, pelayanan dan manfaat bagi masyarakat, ” lanjutnya.
Kegiatan GSB tersebut turut dihadiri Karo SDM Polda Sumbar beserta jajaran, Kasat PJR Polda Sumbar, Kabag Watpers SDM, Kapolsek Padang Utara, Bintara Remaja Sahabat Kapolda serta jamaah Masjid Nurush Shabirin Aspol Alai.
Bagi Polda Sumbar, kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Karena itu, kegiatan keagamaan seperti Subuh berjamaah diharapkan dapat menjadi ruang interaksi yang positif antara kepolisian dan masyarakat.
Tidak hanya menjalankan tugas penegakan hukum, personel Polri juga dituntut mampu membangun hubungan sosial yang baik dengan masyarakat.
Kehadiran polisi dalam kegiatan keagamaan diharapkan semakin menumbuhkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat semangat gotong royong menjaga keamanan lingkungan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama Kapolda Sumbar, jajaran kepolisian dan jamaah. Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman dan penuh kekeluargaan.
Gerakan Subuh Berjamaah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polda Sumbar untuk terus membangun personel yang memiliki landasan moral dan spiritual kuat, serta menghadirkan sosok Polri yang humanis, Presisi dan semakin dekat dengan masyarakat. (Amin)












