Metro Lampung,Topikonline.co.id — Suasana duka dan haru menyelimuti prosesi pelepasan jenazah Bripka (Anumerta) Arya Supena, S.H., anggota Ditintelkam Polda Lampung yang gugur saat menjalankan tugas, Sabtu (9/5/2026).
Upacara penghormatan terakhir digelar secara kedinasan dan dipimpin langsung jajaran Polda Lampung. Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf bersama Wakapolda Lampung serta sejumlah pejabat utama hadir memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum yang dinilai gugur sebagai Bhayangkara sejati.
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB di depan Toko Yuzi Akmal, Jalan ZA Pagaralam, Labuhan Ratu, Metro Lampung. Saat itu, almarhum tengah melintas menggunakan sepeda motor ketika memergoki dua pria mencurigakan yang diduga hendak mencuri sepeda motor milik warga berinisial NM.
Tanpa ragu, Bripka Arya berupaya menegur dan menghentikan aksi para pelaku. Namun nahas, salah satu pelaku justru melepaskan tembakan dari jarak dekat yang mengenai kepala korban.
Almarhum sempat dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun akibat luka tembak kritis yang dideritanya, nyawa anggota polisi tersebut tidak tertolong.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari mengatakan institusi Polri memberikan penghargaan kenaikan pangkat luar biasa kepada almarhum atas dedikasi dan keberaniannya dalam menjalankan tugas.
“Sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian dan keberanian almarhum, institusi Polri memberikan penghargaan kenaikan pangkat luar biasa menjadi Bripka Anumerta,” ujar Yuni.
Prosesi pelepasan jenazah berlangsung khidmat. Tangis keluarga dan rekan sejawat pecah ketika tembakan salvo dilepaskan ke udara sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.
“Polda Lampung kehilangan salah satu putra terbaiknya. Almarhum adalah teladan bagi kita semua, yang tidak ragu mempertaruhkan nyawa demi menjalankan tugas dan melindungi masyarakat,” tegas Yuni.
Ia memastikan tim gabungan saat ini masih melakukan pengejaran intensif terhadap dua pelaku penembakan. Polisi juga terus mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian serta memeriksa sejumlah saksi.
“Kami pastikan tim gabungan akan menangkap pelaku,” tambahnya.
Kepergian Bripka (Anumerta) Arya Supena meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi institusi Polri dan masyarakat Lampung. Sosoknya dikenang sebagai anggota yang berdedikasi dan berani dalam mengemban tugas negara.
Seluruh keluarga besar Polri turut mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.












