Jakarta,Topikonline.co.id – Setelah sempat vakum cukup lama, Panitia Musyawarah Besar (Mubes) XIII Tenaga Pembangunan Sriwijaya (TP Sriwijaya) kembali bergerak. Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) menggelar rapat koordinasi dan evaluasi di Kantor Pusat TP Sriwijaya, Jalan Cibulan I Nomor 31, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (2/5/2026).
Rapat strategis tersebut dipimpin langsung Ketua Umum TP Sriwijaya, Sudirman D. Hury. Agenda utama yang dibahas adalah percepatan konsolidasi internal guna memastikan pelaksanaan Mubes XIII dapat terlaksana secara matang setelah sebelumnya tertunda dalam waktu cukup lama.
Sudirman menegaskan, rapat evaluasi ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah seluruh panitia. Menurutnya, penundaan Mubes sebelumnya terjadi akibat sejumlah kendala teknis, terutama terkait pembiayaan dan kesiapan internal panitia.
“Penundaan terjadi karena kendala teknis, terutama terkait pembiayaan dan kesiapan panitia. Karena itu, diperlukan konsolidasi agar pelaksanaan Mubes lebih matang,” ujar Sudirman.
Senada dengan itu, Ketua Organizing Committee, Yahya Maya Sakti, mengakui bahwa persoalan pendanaan masih menjadi tantangan utama. Meski demikian, pihaknya terus mengupayakan optimalisasi dukungan internal agar pelaksanaan Mubes tetap berjalan sesuai target.
“Acara Mubes tertunda karena persoalan dana yang hingga kini belum sepenuhnya terkumpul. Namun, kami terus berupaya mencari solusi agar agenda besar ini tetap terlaksana,” tegas Yahya.
Sementara itu, Ketua Steering Committee, Ahmad Fauzan, menekankan pentingnya soliditas dan sinergi antar seluruh unsur kepanitiaan. Ia menilai, kekompakan menjadi kunci utama dalam menyukseskan agenda organisasi yang sangat dinantikan tersebut.
Sebagai langkah efisiensi, panitia juga tengah mengkaji penyederhanaan konsep acara. Jika sebelumnya direncanakan berlangsung selama beberapa hari, Mubes XIII kini dipertimbangkan digelar dalam satu hari penuh tanpa mengurangi substansi agenda.
Kesepakatan itu dicapai bersama antara Ketua Umum Sudirman D. Hury, Ketua OC Yahya Maya Sakti, dan Ketua SC Ahmad Fauzan. Ketiganya menegaskan, Mubes harus tetap berjalan sederhana, khidmat, namun sarat makna, terutama karena agenda utamanya adalah regenerasi kepemimpinan organisasi yang masa baktinya telah berakhir.
Rapat tersebut dihadiri jajaran pengurus, panitia, anggota organisasi, hingga perwakilan komunitas KAMSRI. Berbagai isu krusial dibahas, mulai dari kesiapan teknis, struktur kepanitiaan, hingga strategi penggalangan dana.
Mubes XIII TP Sriwijaya sendiri diproyeksikan menjadi forum strategis dalam menentukan arah organisasi ke depan, termasuk memilih kepengurusan baru untuk periode berikutnya. Sejumlah tokoh dari Sumatera Bagian Selatan juga ditargetkan hadir guna memperkuat eksistensi TP Sriwijaya di kancah nasional.
Melalui rapat evaluasi ini, TP Sriwijaya menegaskan komitmennya untuk kembali bangkit. Mubes XIII bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan momentum konsolidasi, regenerasi, dan penguatan peran organisasi bagi masyarakat luas.












