Ekbis  

Seleksi Dirjen Imigrasi Dibuka, Kementerian Imipas Undang ASN, TNI, Polri hingga Profesional Ikut Bertarung

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya,,,foto:wikipedia

TOPIKONLINE.CO.ID – Jakarta — Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) resmi membuka seleksi terbuka untuk mengisi dua jabatan strategis di lingkungan kementerian, yakni Direktur Jenderal Imigrasi dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). Proses penjaringan calon pimpinan tinggi madya ini digelar secara terbuka guna mencari figur terbaik yang memiliki integritas, kompetensi, serta pengalaman kepemimpinan.

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya, menyatakan bahwa proses seleksi ini dilaksanakan berdasarkan Surat Menteri Sekretariat Negara Nomor R-230/M/SDK/PA.01.03/07/2025 tertanggal 3 Juli 2025 tentang pengisian jabatan pimpinan tinggi madya di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Pada kesempatan ini kami mengundang para ASN, TNI, Polri, maupun non-ASN yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi terbuka jabatan Dirjen Imigrasi dan Kepala BPSDM Imipas,” ujar Silmy dalam keterangannya, Selasa (3/3/2026).

Menurut Silmy, para pendaftar wajib memenuhi sejumlah persyaratan umum dan khusus yang telah ditetapkan panitia seleksi. Persyaratan umum antara lain memiliki rekam jejak jabatan yang baik, integritas dan moralitas yang teruji, serta pengalaman dalam bidang tugas yang relevan dengan jabatan yang dilamar.

Selain itu, calon peserta harus memiliki penilaian kinerja minimal bernilai baik dalam dua tahun terakhir, tidak sedang menjalani pemeriksaan atau hukuman disiplin tingkat sedang maupun berat, serta telah menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Peserta juga diwajibkan dalam kondisi sehat jasmani dan rohani.

“Selain persyaratan umum, terdapat pula persyaratan khusus terkait kualifikasi pendidikan, pangkat, serta batas usia yang tercantum dalam pengumuman resmi seleksi,” jelasnya.

Proses seleksi jabatan pimpinan tinggi madya ini akan melalui lima tahapan utama. Tahap pertama adalah pendaftaran yang dibuka selama 19 hari, mulai 9 hingga 27 Maret 2026. Selanjutnya dilakukan seleksi administrasi pada 30 Maret hingga 2 April 2026.

Tahapan berikutnya meliputi Uji Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural (asesmen), Uji Kompetensi Bidang Teknis, wawancara akhir, serta tes kesehatan sebelum penentuan kandidat terpilih.

Silmy juga menjelaskan bahwa khusus untuk posisi Direktur Jenderal Imigrasi, proses seleksi dilakukan dalam dua gelombang guna memperluas kesempatan dan menjaring lebih banyak kandidat potensial.

“Untuk jabatan Dirjen Imigrasi, pelaksanaan gelombang pertama dan gelombang kedua merupakan satu rangkaian seleksi, dan seluruh hasilnya tetap diperhitungkan dalam proses penilaian akhir,” tegasnya.

Informasi lengkap mengenai seleksi gelombang pertama Dirjen Imigrasi yang telah diumumkan sejak 25 Juli 2025 dapat diakses melalui laman resmi panitia seleksi di http://pansel.kemenimipas.go.id⁠�.

Silmy menegaskan, seluruh proses pendaftaran tidak dipungut biaya. Ia berharap seleksi terbuka ini dapat menghadirkan pemimpin profesional yang siap memperkuat kinerja Imigrasi dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Imipas.

“Seleksi ini merupakan kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk memberikan pengabdian kepada negara melalui penugasan strategis di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” pungkasnya.