Cibinong,Topikonline.co.id — Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tak hanya diwujudkan melalui upacara dan kegiatan seremonial. Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, momentum kemerdekaan dihidupkan lewat aktivitas olahraga yang melibatkan petugas dan ratusan warga binaan.
Salah satunya melalui turnamen domino yang digelar dalam rangkaian Pekan Olahraga HUT ke-81 RI, Jumat (14/8/2026). Adu strategi di atas meja domino itu berlangsung meriah, namun tetap mengedepankan ketertiban, kebersamaan, dan sportivitas.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Lapas Cibinong, Sekretaris Jenderal Organisasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO), Bendahara Umum ORADO, Ketua Wasit ORADO, jajaran pejabat struktural Lapas Cibinong, para wasit ORADO, serta ratusan warga binaan.
Berbeda dari permainan domino biasa, pertandingan kali ini dipimpin langsung oleh wasit dari ORADO. Kehadiran perangkat pertandingan profesional membuat jalannya kompetisi berlangsung lebih tertib sekaligus memberikan pengalaman baru bagi warga binaan dalam mengikuti olahraga yang mengandalkan konsentrasi, strategi, dan ketelitian.
Kepala Lapas Cibinong secara resmi membuka pertandingan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Pekan Olahraga HUT ke-81 RI tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan.
“Pekan Olahraga HUT ke-81 RI bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga menjadi sarana hiburan bagi warga binaan untuk menyalurkan energi positif, meningkatkan sportivitas, dan kebersamaan. Domino diharapkan dapat mempererat interaksi serta menciptakan suasana yang menyenangkan di Lapas,” ujar Kalapas Cibinong.
Menurutnya, kegiatan olahraga menjadi bagian penting dari proses pembinaan. Di balik kompetisi, terdapat nilai disiplin, pengendalian diri, kerja sama, sekaligus kesempatan bagi warga binaan untuk menyalurkan energi melalui aktivitas yang positif.
Apresiasi juga datang dari ORADO. Sekjen ORADO, Ramli, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menilai penyelenggaraan turnamen domino di lingkungan Lapas merupakan langkah positif untuk mengenalkan domino sebagai olahraga yang memiliki nilai kompetitif.
“Kami mengapresiasi Lapas Cibinong yang turut mengenalkan olahraga domino kepada warga binaan. Selain melatih konsentrasi, strategi, dan sportivitas, kami berharap dari sini lahir bibit atlet domino yang dapat direkrut dan berprestasi di tingkat nasional,” ungkap Ramli.
Antusiasme peserta pun terlihat sejak pertandingan dimulai. Ratusan warga binaan mengikuti setiap tahapan kompetisi dengan penuh semangat. Sorak dukungan sesama peserta sesekali pecah mengiringi jalannya pertandingan.
Meski atmosfer kompetisi terasa kuat, seluruh pertandingan tetap berjalan dalam koridor aturan yang telah ditetapkan. Semangat untuk menang tidak menghilangkan nilai utama yang ingin dibangun, yakni sportivitas dan kebersamaan.
Salah seorang warga binaan berinisial DA mengaku senang dapat ambil bagian dalam turnamen tersebut. Baginya, pertandingan domino bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk menikmati suasana berbeda di tengah proses pembinaan.
“Saya sangat senang bisa mengikuti perlombaan domino ini. Kegiatan ini membuat kami bisa berkumpul, bermain, dan bersenang-senang bersama,” ujarnya.
Menariknya, kompetisi tersebut juga menyediakan hadiah bagi peserta terbaik. Pemenang turnamen domino yang digelar bersama ORADO Indonesia akan memperoleh sepeda listrik sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi.
Hadiah tersebut merupakan dukungan dan sponsor ORADO Indonesia terhadap kegiatan olahraga domino di Lapas Cibinong. Kehadiran hadiah diharapkan semakin memacu peserta untuk bertanding secara maksimal tanpa mengesampingkan sportivitas.
Lebih dari sekadar memperebutkan hadiah, turnamen ini menunjukkan bahwa pembinaan di balik tembok Lapas tidak berhenti pada aspek keamanan dan kedisiplinan. Ada ruang untuk membangun karakter, mengasah kemampuan, menciptakan interaksi sehat, serta memberikan hiburan yang tetap memiliki nilai edukatif.
Melalui Pekan Olahraga HUT ke-81 RI, Lapas Cibinong berupaya menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih sehat, produktif dan humanis. Semangat kemerdekaan pun diterjemahkan dalam bentuk yang sederhana, tetapi bermakna: memberi ruang bagi warga binaan untuk berkompetisi, bersosialisasi, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya secara positif.












