Cibinong,Topikonline.co.id – Sebanyak 15 peserta Program MagangHUB Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Batch I Angkatan II resmi memulai perjalanan mereka di dunia kerja dengan bergabung di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong.
Para peserta akan menjalani program pemagangan selama enam bulan, mulai 10 Agustus 2026 hingga 10 Februari 2027. Hari pertama mereka diwarnai dengan kegiatan penerimaan dan orientasi untuk mengenal lebih dekat lingkungan kerja sekaligus memahami tugas dan fungsi Pemasyarakatan.
Setibanya di Lapas Cibinong, para peserta diterima langsung Kepala Lapas Cibinong bersama jajaran pejabat struktural. Perkenalan menjadi pembuka sebelum peserta mendapatkan pengarahan mengenai tata tertib, budaya kerja, hingga mekanisme pelaksanaan tugas di lingkungan pemasyarakatan.
Tak sekadar mengenalkan rutinitas kantor, para peserta juga dibekali pemahaman mengenai tugas pokok dan fungsi pada berbagai bidang. Langkah ini menjadi fondasi penting agar mereka tidak hanya menjadi peserta magang, tetapi benar-benar memahami dinamika dan tanggung jawab di lingkungan kerja pemerintahan.
Selama enam bulan ke depan, 15 peserta tersebut akan ditempatkan di sejumlah unit strategis Lapas Cibinong. Mereka akan bersentuhan langsung dengan berbagai kegiatan yang mendukung operasional maupun program pembinaan.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi ruang belajar nyata bagi peserta untuk mengasah keterampilan, membangun kedisiplinan, memahami etos kerja, sekaligus mengenal lebih jauh peran Pemasyarakatan dalam pelayanan, pembinaan, dan pengamanan.
Kepala Lapas Cibinong menegaskan, program tersebut merupakan kesempatan berharga bagi generasi muda untuk mengenal dunia kerja secara langsung sekaligus mengembangkan kompetensi.
“Kami menyambut baik pelaksanaan Program MagangHUB Kemnaker Batch I Angkatan II di Lapas Cibinong. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, beradaptasi, serta mengembangkan kompetensi dan karakter. Kami berharap seluruh peserta dapat memberikan kontribusi positif sekaligus memperoleh pengalaman berharga sebagai bekal memasuki dunia kerja,” ujarnya.
Antusiasme juga datang dari para peserta. Tiara, salah seorang peserta MagangHUB, mengaku bersyukur mendapat kesempatan untuk belajar langsung di lingkungan Lapas Cibinong.
Bagi Tiara, enam bulan pemagangan bukan sekadar memenuhi program, melainkan kesempatan untuk menguji kemampuan sekaligus memperluas wawasan sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja.
“Saya merasa sangat bersyukur dapat mengikuti program magang ini. Dengan bimbingan para mentor serta dukungan seluruh jajaran Lapas Cibinong, saya yakin enam bulan ke depan akan menjadi pengalaman berharga yang dapat memperkuat keterampilan, menambah wawasan, dan mempersiapkan kami memasuki dunia kerja,” tuturnya.
Program MagangHUB Kemnaker di Lapas Cibinong pun diharapkan menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan kebutuhan dunia kerja. Para peserta tidak hanya dituntut memahami pekerjaan secara teknis, tetapi juga membangun karakter, integritas, disiplin, serta kemampuan beradaptasi.
Di sisi lain, keterlibatan Lapas Cibinong dalam program ini memperlihatkan bahwa institusi Pemasyarakatan tidak hanya berkutat pada fungsi pembinaan dan pengamanan, tetapi juga dapat menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda.
Kolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia agar lebih kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Enam bulan ke depan akan menjadi fase penting bagi ke-15 peserta. Dari lingkungan Lapas Cibinong, mereka diharapkan tidak hanya membawa pulang pengalaman kerja, tetapi juga keterampilan dan karakter yang menjadi modal untuk menatap masa depan.












