Jakarta,Topikonline.co.id– Semangat persatuan dan kebersamaan menjadi pesan utama yang disampaikan mantan Pangkostrad, Letjen TNI (Purn.) Burhanudin Amin, saat menghadiri acara silaturahmi tokoh masyarakat Sumatera Selatan yang digelar di Rumah Musi, Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur, Kamis (6/8/2026).
Dalam suasana hangat penuh kekeluargaan, Burhanuddin mengawali sambutannya dengan mengajak seluruh peserta menjaga tradisi silaturahmi sebagai perekat persaudaraan.
“Silaturahmi itu bagus, memperpanjang usia dan menambah rezeki. Nah, ini rezeki kita,” ujarnya sambil menunjuk hidangan yang tersaji di atas meja, disambut tawa para tamu.
Di balik candaan tersebut, Burhanudin menyampaikan pesan serius mengenai pentingnya menjaga soliditas masyarakat Sumatera Selatan di perantauan. Ia menyinggung karakter masyarakat Palembang yang dikenal memiliki semangat kepemimpinan tinggi.
“Menurut cerita orang tua dulu, orang Palembang itu cakep, ganteng, baik hati, tetapi susah diatur kalau dalam organisasi. Maunya jadi kepala semua. Ya, itulah orang Palembang,” katanya dengan nada berseloroh.
Namun, menurut Burhanuddin, perbedaan pandangan tidak boleh menjadi alasan munculnya perpecahan. Ia menegaskan bahwa organisasi masyarakat Sumatera Selatan merupakan wadah sosial kemasyarakatan, bukan arena politik.
“Kalau saya berpendapat, memang tidak ada pilihan lain kecuali dirukunkan. Harus dirukunkan semua pihak, melibatkan semua elemen. Karena organisasi orang Sumsel ini bukan organisasi politik, tetapi organisasi sosial kemasyarakatan,” tegasnya.
Ia berharap organisasi masyarakat Sumatera Selatan mampu menjadi contoh kekompakan dan menunjukkan bahwa warga Sumsel di perantauan hidup dalam suasana guyub serta saling mendukung.
“Kalau ada kepentingan pribadi, itu mungkin manusiawi, tetapi hanya dilakukan oleh segelintir orang. Yang terpenting adalah bagaimana kita tetap menjaga kebersamaan,” ujarnya.
Burhanudin juga mengingatkan besarnya potensi Sumatera Selatan, baik dari sisi sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Menurutnya, banyak putra-putri Sumsel yang telah menduduki posisi strategis di berbagai bidang sejak dahulu hingga sekarang.
“Kita malu dengan masyarakat daerah lain kalau tidak kompak. Padahal Sumatera Selatan punya potensi luar biasa. Banyak pejabat-pejabat teras dari Sumsel yang berkiprah di pemerintahan dari dulu sampai sekarang,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Burhanudin berharap organisasi masyarakat Sumatera Selatan di perantauan dapat berkembang menjadi organisasi besar yang solid sebagaimana organisasi kedaerahan lain yang telah lebih dahulu dikenal kompak.
“Saya berharap ke depan organisasi kita bisa besar seperti Ikatan Keluarga Sulawesi Selatan (IKSS) maupun Ikatan Keluarga Minang (IKM) yang guyub, kompak, dan saling mendukung,” pungkasnya.
Acara silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat Sumatera Selatan, di antaranya Iwan Assari, Hj. Maria DP, Yopi, Agi Adrian, dan Hafiz, bersama tamu undangan lainnya.












