Jambi – Setelah kemarin meresmikan gereja Oikumene El Shadddai di Markas Yonif Raider 631/Antang, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman meresmikan launching pembukaan lahan ketahanan pangan dan penanaman perdana jagung, di lahan seluas 200 hektar milik TNI AD, Mako Kompi Senapan B Yonif Raider 142/Ksatria Jaya, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, Senin (18/7/2022) pagi tadi.
Jenderal TNI Dudung Abdurachman dalam sambutannya mengatakan, pembukaan lahan ketahanan pangan di Kabupaten Tebo ini sebagai implementasi perintah Presiden RI Joko Widodo dan wujud nyata TNI AD dalam mendukung penuh program ketahanan pangan serta membantu Pemerintah Daerah dalam menjamin ketersediaan cadangan pangan nasional sekaligus mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi krisis pangan.
“Ada kurang lebih 200 hektar lahan Angkatan Darat di Kabupaten Tebo ini yang akan dibuka dan diberdayagunakan sebagai lahan pertanian. Ini menjadi kontribusi yang sangat besar terhadap perkembangan perekonomian secara menyeluruh,” ujar Dudung.
Dudung juga menyampaikan, bahwa ia telah memerintahkan satuan jajaran TNI AD bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat khususnya Dinas Pertanian untuk memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan produktif dengan ditanami budidaya tanaman produktif seperti padi, jagung, dan sebagainya. Dimana hasilnya dapat dimanfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat penggarap dan prajurit.
“Saya yakin, dengan didukung dan dibantu oleh segenap komponen bangsa lainnya, ketahanan pangan ini dapat dilaksanakan sebaik-baiknya dan menghasilkan produksi yang maksimal untuk dimanfaatkan bagi kepentingan bersama,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Dudung juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur dan Forkopimda Jambi serta semua pihak yang telah ikut berperan serta mendukung, baik secara langsung maupun tidak langsung untuk membantu program pemerintah terkait ketahanan pangan dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional.
Selain ketahangan pangan, lanjut Dudung, TNI AD juga melaksanakan program TNI AD Manunggal Air yang digelar di seluruh wilayah Indonesia sebagai wujud kehadiran di tengah masyarakat dan menjadi solusi mengatasi kesulitan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih terutama di daerah krisis air seperti NTT, NTB dan Bali, serta pencegahan dan penanganan stunting melalui program Bapak Asuh Anak Stunting, mulai dari Kasad, para Pangdam, Danrem, Dandim dan Babinsa.
“Inilah yang kita (TNI AD) lakukan, sehingga jati diri TNI sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional dapat terwujud karena TNI berasal dari Rakyat, oleh Rakyat dan sepenuhnya untuk kepentingan Rakyat,” tandas Dudung yang sebelumnya mantan Pangkostrad ini.
Jenderal TNI Dudung juga memberikan bantuan berupa pupuk dan bibit jagung kepada perwakilan kelompok tani, serta obat-obatan kepada para lanjut usia.
Hadir dalam kegiatan ini Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi, Aster Kasad Mayjen TNI Karmin Suharna, Gubernur Provinsi Jambi Al Haris, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Supriono, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Yudawan Roswinarso dan Para Danrem Jajaran Kodam II/Swj, Kepala BPBD, Kadishut dan Kadistan Prov Jambi, Bupati Tebo Sukandar dan Kabupaten Bungo serta Direktur PT. WKS dan PT. PDIW. *fer












