Berita  

TP Sriwijaya Matangkan Mubes ke-13, Sudirman Tekankan Soliditas dan Semangat Kebersamaan

Dari kiri: Bangsawan Damanhury,Yoris,Dedy Ghazi,Iwan Assari,Sudirman Dhury,Tri Firdaus,Ahmad Fauzan,Hasbendy,Agi Adrian.

Jakarta,Topikonline.co.id — Ketua Umum TP Sriwijaya, Sudirman Dhury, bergerak cepat mematangkan persiapan Musyawarah Besar (Mubes) ke-13 dengan menggelar rapat koordinasi panitia inti di Admiralty Residence, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Minggu malam (17/5/2026).

Rapat tersebut menjadi langkah lanjutan usai evaluasi internal sebelumnya, sekaligus memastikan seluruh rangkaian agenda Mubes berjalan maksimal dan terorganisir. Dalam arahannya, Sudirman menegaskan bahwa konsep utama yang diusung dalam Mubes kali ini adalah kebersamaan dan persatuan masyarakat Sumatera Bagian Selatan.

“Panitia inti yang kita berikan amanah ini harus mampu menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing sesuai arahan koordinator yang ditunjuk, yakni Dr. H. Firdaus Akbarsah,” ujar Sudirman.

Hadir dalam rapat tersebut Ketua Steering Committee (SC) Ahmad Fauzan, Wakil Ketua OC Hasbendy yang mewakili Ketua OC Yahya Maya Sakti yang tengah menunaikan ibadah haji, Iwan Assari, Tri Firdaus, Marsma TNI AU Dedy Ghazi, Bangsawan Daman Hury, Yoris Syailendra, Zulkarnain selaku Ketua Kadin dan Pemuda Pancasila Kabupaten Tangerang, wartawan senior Edy Junaidi, Agi Adrian, serta sejumlah pengurus lainnya.

Mubes ke-13 TP Sriwijaya sendiri direncanakan digelar pada 27 Juni 2026 di Hotel Red Top Pecenongan, Jakarta Pusat.

Firdaus Akbarsah Dipercaya Koordinir Panitia Inti

Sudirman mengungkapkan alasan penunjukan Dr. H. Firdaus Akbarsah sebagai koordinator panitia inti. Menurutnya, Firdaus memiliki kapasitas organisasi yang mumpuni dan pengalaman panjang dalam memimpin organisasi nasional.

“Beliau sangat profesional, terutama dalam bidang organisasi. Beliau mantan Sekjen Ikatan Notaris Indonesia dan juga Ketua Umum Ikatan Notaris Indonesia. Jadi mengkoordinir hal-hal seperti ini sudah menjadi bagian dari pengalaman beliau,” katanya.

Ia berharap seluruh elemen panitia dapat mengedepankan keikhlasan, loyalitas, dan rasa tanggung jawab demi menyukseskan agenda besar organisasi tersebut.

“Saya berharap persatuan, kesatuan, dan keikhlasan teman-teman semua akan menjadikan Mubes ke-13 ini sukses dan sempurna,” tegas Sudirman.

Panitia Inti Jadi Motor Penggerak Mubes

Sudirman menjelaskan, panitia inti terdiri dari 15 orang yang merupakan representasi dari Steering Committee dan Organizing Committee dalam kepanitiaan besar berjumlah sekitar 70 orang.

“Ini rapat pertama panitia inti untuk mengevaluasi rapat-rapat sebelumnya sekaligus menyusun langkah strategis menuju Mubes,” ujarnya.

Dalam rapat itu juga mulai dibahas mekanisme pemilihan Ketua Umum TP Sriwijaya mendatang. Sudirman mengisyaratkan pemilihan akan diupayakan melalui mekanisme aklamasi demi menjaga kekompakan organisasi.

“Kita ingin menghindari adanya pertarungan yang bisa memecah kebersamaan. Kita menjaga budaya ketimuran dan kekompakan masyarakat Sumatera bagian selatan,” katanya.

Menurut Sudirman, calon Ketua Umum harus memenuhi sejumlah kriteria, mulai dari loyalitas terhadap organisasi hingga kesiapan waktu dan finansial untuk membesarkan TP Sriwijaya.

“Yang jelas harus punya loyalitas, punya waktu, dan punya modal. Karena organisasi ini membutuhkan pengorbanan. Dia harus siap mewakafkan dirinya untuk TP Sriwijaya,” tandasnya.

Musda Daerah Dipercepat Jelang Mubes

Selain membahas Mubes, rapat juga menyoroti percepatan pelaksanaan musyawarah daerah (Musda) di sejumlah wilayah. Kehadiran Zulkarnain dalam rapat disebut berkaitan dengan persiapan Musda Provinsi Banten.

Sudirman mengatakan, legalitas kepengurusan daerah menjadi faktor penting karena pengurus daerah merupakan unsur utama peserta Mubes.

“Kita ingin memastikan legitimasi peserta Mubes tidak diragukan. Karena itu, beberapa daerah harus segera melaksanakan Musda,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkarnain diberi mandat untuk menyelenggarakan Musda TP Sriwijaya Provinsi Banten dan didorong menjadi kandidat ketua wilayah.

Selain Banten, TP Sriwijaya juga tengah mempersiapkan Musda di DKI Jakarta, Riau, Kendari, dan Jambi yang ditargetkan rampung sebelum 21 Juni 2026.

Semangat Dinilai Lebih Penting dari Materi

Koordinator Panitia Inti, Tri Firdaus, menegaskan bahwa keberhasilan Mubes bukan semata ditentukan oleh kekuatan materi, melainkan semangat dan komitmen seluruh panitia.

“Kebersamaan itu muncul kalau kita mau berkorban, mau meluangkan waktu, tenaga, bahkan materi demi suksesnya Mubes tanggal 27 nanti,” ujarnya.

Ia menilai semangat kolektif menjadi modal utama organisasi dalam menyukseskan agenda besar tersebut.

“Kalau soal materi itu bisa dicari. Tapi semangat dan komitmen, itu yang paling penting,” pungkas Tri Firdaus.