Jakarta,Topikonline.co.id — Tongkat estafet pengelolaan infrastruktur kawasan perbatasan negara berganti. Menteri Dalam Negeri sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, Tito Karnavian, resmi melantik Mayjen TNI Edi Nurhabad sebagai Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan BNPP RI.
Pelantikan berlangsung di Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara Nomor 7, Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Edi Nurhabad menggantikan Mayjen TNI (Purn) Ramses Limbong, S.IP., M.Si. yang sebelumnya menduduki posisi tersebut.

Jabatan baru ini membawa mandat strategis. Infrastruktur di kawasan perbatasan bukan sekadar persoalan pembangunan fisik, tetapi berkaitan langsung dengan konektivitas, akses pelayanan dasar hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di wilayah terdepan Indonesia.
Salah satu pekerjaan yang menjadi perhatian adalah melanjutkan Program Bedah Rumah sebanyak 15.000 unit melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), bekerja sama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Selain itu, Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan dituntut mengoptimalkan pengelolaan infrastruktur dasar di kawasan perbatasan serta memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga.
Koordinasi tersebut menjadi penting agar pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan terintegrasi sesuai kebutuhan masyarakat dan karakteristik masing-masing wilayah perbatasan.
Dengan mandat tersebut, Edi menghadapi pekerjaan besar untuk memastikan pembangunan infrastruktur benar-benar menyentuh masyarakat di kawasan perbatasan—wilayah yang selama ini menjadi beranda terdepan sekaligus wajah Indonesia di mata negara tetangga.
Pergantian pejabat di posisi strategis BNPP ini diharapkan membawa energi baru dalam mempercepat pembangunan kawasan perbatasan, terutama dalam memperkuat infrastruktur dasar, konektivitas dan pelayanan masyarakat.
Kini, tantangannya bukan sekadar membangun, tetapi memastikan setiap program pembangunan perbatasan tepat sasaran, terintegrasi dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.












