Kab. Bogor – Komandan Korem 061/Surya Kencana Brigjen TNI Achmad Fauzi bersama Yayasan Buddha Tzu Chi memberikan santunan tali asih dan bantuan sembako kepada santri Pondok Pesantren As-Salaffiah Al-Karimah, Kab. Bogor, Jumat (21/1/2022).
Sebanyak 350 santri di Ponpes As-Salaffiah Al-Karimah yang dipimpin oleh ustadz Achmad Junaidi ini, mendapatkan bantuan sembako berupa beras sebanyak 3 ton, kemudian perlengkapan makan seperti piring, mangkok dan cangkir keramik sebanyak 450 buah.
Kunjungan Brigjen TNI Achmad Fauzi dan Yayasan Buddha Tzu Chi ke Ponpes tersebut juga untuk menjalin silaturahmi kepada para pengurus ponpes dan para santri.
Adapun kegiatan berbagi kasih ini untuk yang ke-52 kalinya dilaksanakan oleh Brigjen TNI Ahmad Fauzi selama menjabat sebagai Komandan Korem 061/Surya Kencana, yang digelar di seluruh wilayah jajaran Korem 061/SK yaitu di kota Bogor, kabupaten Bogor, kota Sukabumi, kabupaten Sukabumi dan Cianjur.
Pada kesempatan tersebut, Achmad Fauzi juga menyampaikan kepada para santri bahwa saat ini TNI Angkatan Darat memiliki program dalam perekrutan personel TNI AD, yaitu membuka pendaftaran calon Tamtama Prajurit Karier (PK) Tahun Anggaran 2022. Rekrutmen dikhususkan untuk santri dan lintas agama. Dimana para santri yang dapat diterima menjadi prajurit TNI AD salah satunya yaitu hafiz Qur’an.
Menurut Fauzi, pembukaan pendaftaran melalui jalur pondok pesantren (santri)/lintas agama, dikarenakan mereka yang pernah menimba ilmu sebagai santri tentunya sudah terjaga masalah akhlak, serta sudah di didik mengenai keagamaannya saat belajar di pesantren.
“Jadi prajurit TNI AD yang memiliki latar belakang santri dan juga lintas agama memiliki akhlak dan tingkah laku yang baik, sehingga mampu mengamalkan Delapan Wajib TNI, Sapta Marga, dan Sumpah Prajurit secara benar di lapangan,” ujarnya.
Dijelaskan Fauzi, bahwa saat ini negara dalam hal ini TNI/AD menginginkan peran serta para santri untuk bersama-sama menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, salah satunya dengan menjadi anggota TNI/AD. Jadi bagi para santri yang ingin bergabung atau menjadi bagian dari TNI/AD bisa mendaftarkan diri, atau bisa meminta arahan dari Babinsa.
“Kesempatan untuk sukses adalah milik siapapun, hanya saja kita harus belajar yang rajin, tekun beribadah dan berdoa serta mengikuti nasehat yang baik dari para pembimbing maupun orang tua,” katanya.
“Kalian adalah generasi penerus bangsa yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan dalam menjaga dan memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkasnya. *fry












