Bogor – Panglima Komando Daerah III/Siliwangi Mayjen TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden Joko Widodo dalam peninjauan pelaksanaan Serbuan Vaksinasi untuk pelajar SMP/SMA sederajat dengan usia 12 hingga 17 tahun, yang dilaksanakan di Kebun Raya Bogor, kota Bogor, Sabtu (28/8/2021).
Rombongan disambut Forkopimda Kota Bogor, Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Ahmad Fauzi, Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf Roby Bulan, Wali Kota Bogor Bima Arya, Ketua Kadin Kota Bogor Almer Faiq Rusydi, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, dan jajaran TNI/Polri wilayah Kota Bogor.
Pada momen kunjungan tersebut, selain memantau langsung pelaksanaan kegiatan vaksin, Jokowi juga melaksanakan video conference kepada para penyelenggara serbuan Vaksinasi Covid-19 di beberapa wilayah jajaran Kodam III/Siliwangi, di Jawa Barat dan Banten.
Agus menjelaskan, vaksinasi Covid-19 tersebut yaitu Vaksinasi kolaborasi TNI jajaran Kodam III/Siliwangi dengan Kadin dan Pemerintah Kota Bogor. Jumlah peserta vaksinasi untuk para pelajar SMP/SMA sebanyak 16.200 peserta yang ada di 25 titik dengan vaksinatornya sebanyak 742 orang. Sedangkan untuk di Kota Bogor yaitu sebanyak 2.000 pelajar.
“Serbuan vaksinasi untuk para pelajar ini tentunya untuk mendukung pembelajaran tatap muka, dan ini sudah ada arahan dari pemerintah bahwa kita akan segera melaksanakan PTM. Oleh karena itu, setiap harinya kita akan melaksanakan serbuan vaksinasi khusus para pelajar, dan tenaga pendidik. PTM dapat dilakukan sesuai peraturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat dalam hal ini Kemendikbud. Dan untuk di Jabar sebanyak 2 juta 400 pelajar hanya 10 persen yang sudah divaksin,” ujarnya.
“Untuk menghadapi pandemi covid-19 ini, setiap hari kita punya gerai pos untuk melakukan vaksinasi, kalau di Kodam kita menyiapkan 39 titik. dan di 39 titik ini setiap hari kita melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat. untuk jumlah vaksinatornya itu ada 1.429 orang yang terdiri dari TNI Polri kemudian relawan dari mahasiswa diberbagai Universitas. Dan untuk mendukung Pemerintah dalam menanggulangi wabah pandemi ini, maka kita akan terus kolaborasi antara TNI Polri dengan instansi elemen lainnya supaya kita lebih cepat untuk menuju herd immunity.
Ia berharap di bulan September ini Jawa Barat bisa mencapai herd immunity. Babinsa berkoordinasi dengan lurah dan Camat akan mendata warga masyarakat, bagi yang belum divaksin Covid-19 untuk mengajak ke gerai vaksinasi yang terdekat.
Terkait pendistribusian vaksin, Pangdam menjelaskan bahwa Ia telah menyampaikan kepada Presiden, bahwa pendistribusian vaksin tentunya tidak bisa disamakan, karena setiap di setiap provinsi tentu kebutuhan akan jumlah penduduknya berbeda.
Misalnya untuk di provinsi Jakarta dan di Jawa Barat tentu jumlahnya berbeda. Jadi dapat disimpulkan pemberian vaksin harus berbeda jumlahnya, sehingga masyarakat yang divaksin ini akan sama, kecuali Jakarta. Karena Jakarta sebagai ibukota Negara tentunya harus lebih cepat melaksanakan vaksinasi.
Selain Pangdam memantau kegiatan tersebut, Pangdam juga menyerahkan santunan tali asih untuk para disabilitas. Dan kegiatan serbuan vaksinasi pelajar tersebut dilaksanakan dengan prosedur Protokol kesehatan yang ketat. bem












