Jakarta,Topikonline.co.id – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan kembali melakukan penyegaran organisasi melalui rotasi dan promosi sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas). Sejumlah Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Pemasyarakatan di berbagai daerah resmi berganti setelah dilantik oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia, di Jakarta, Senin (8/6/2026).
Pelantikan yang berlangsung di Aula Jusuf Adiwinata, Kantor Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kuningan, Jakarta Selatan, menjadi bagian dari upaya memperkuat kinerja organisasi sekaligus menjawab tantangan pembinaan dan pengamanan pemasyarakatan yang semakin kompleks.
Dalam rotasi tersebut, sejumlah nama dipercaya mengemban amanah baru di tingkat wilayah maupun pusat. Lili, SH, MH resmi menjabat Kepala Kantor Wilayah Pemasyarakatan Banten. Maulidi Hilal dipercaya memimpin Kanwil Pemasyarakatan Lampung, sementara Ketut Akbar Herry Achyar ditunjuk sebagai Kakanwil Pemasyarakatan Nusa Tenggara Barat.
Di Aceh, tongkat estafet kepemimpinan beralih kepada Ramdani Boy yang menggantikan Akhmad Heru Setiawan. Sementara itu, Yan Rusmanto mendapat promosi sebagai Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Ditjenpas.
Perubahan juga terjadi pada sejumlah posisi strategis lainnya. Kadiyono dipercaya mengemban jabatan Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama Ditjenpas, sedangkan Decky Nurmansyah ditunjuk sebagai Kepala Kantor Wilayah Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur.
Mutasi paling menyita perhatian terjadi di sejumlah wilayah besar. Jabatan Kepala Kantor Wilayah Pemasyarakatan Jawa Barat yang sebelumnya dipegang Kusnali kini dipercayakan kepada Yudi Suseno yang sebelumnya bertugas di Sumatera Utara. Kusnali selanjutnya mendapat amanah memimpin Kanwil Pemasyarakatan Jawa Timur menggantikan Kadiyono yang bergeser ke pusat.
Sementara itu, di DKI Jakarta, estafet kepemimpinan diserahkan kepada Wachid Wibowo. Ia menggantikan Hery Azhari yang telah memasuki masa purna tugas pada pekan lalu.
Rotasi tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat akselerasi program reformasi pemasyarakatan yang saat ini menjadi fokus pemerintah. Pergantian pejabat juga diharapkan mampu menghadirkan inovasi baru dalam pembinaan warga binaan, peningkatan layanan publik, serta penguatan sistem keamanan di seluruh satuan kerja pemasyarakatan.

Pelantikan turut dihadiri sejumlah kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dari berbagai daerah. Di antaranya Kepala Lapas Kelas IIA Salemba Amico Balalembang, Kepala Rutan Kelas I Cipinang I Gusti Ngurah Lanang, serta Kepala Rutan Salemba Wahyu Trah Utomo.

Usai prosesi pelantikan, para pejabat yang baru dilantik mendapatkan arahan langsung dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto yang didampingi Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi. Dalam arahannya, Menteri menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, dan percepatan transformasi pemasyarakatan sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang modern, humanis, dan berorientasi pada hasil.
Mutasi dan promosi kali ini menjadi salah satu yang terbesar di lingkungan Ditjenpas sepanjang tahun 2026. Selain memperkuat struktur organisasi, langkah tersebut juga menjadi sinyal kuat bahwa Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta efektivitas pembinaan dan pengamanan di seluruh Indonesia.












