Korem 081/DSJ Suntik Vaksin Hepatitis B

Madiun – Dalam upaya pencegahan dan penularan penyakit berbahaya Hepatitis B, Korem 081/DSJ melaksanakan suntik vaksin hepatitis B kepada para anggotanya, baik itu TNI maupun PNS, bertempat di Pendopo Patih Gajah Mada Makorem 081/Dhirotsaha Jaya, Jl. Pahlawan No. 50 Kota Madiun, Jawa Timur, Rabu (31/10/2018).

Batipers 081/DSJ Peltu Sugeng yang turut melaksanakan vaksin menyampaikan, ke depan tugas prajurit akan semakin berat, untuk itu semua prajurit harus rutin memeriksakan kesehatannya secara berkala sesuai dengan program yang telah ditentukan.

Bacaan Lainnya

“Oleh karena itu, kegiatan semacam ini sangat baik sekali, untuk menjaga kesehatan kami sebagai prajurit,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Bero dari Poliklinik Denkesyah Madiun menjelaskan, mengenai penyakit mulai dari, tanda-tanda pengidap serta cara mencegah dari bahaya penyakit Hepatitis.

“Kegiatan ini bertujuan agar kita dapat mencapai tujuan hidup sehat dengan cara mempengaruhi perilaku setiap anggota dan menyampaikan pesan kesehatan, sehingga diharapkan mereka sadar akan pentingnya arti kesehatan untuk hidup sehat, serta nantinya dapat terhindar dari penyakit hepatitis,” tambahnya.

Lebih lanjut Bero menyampaikan, Hepatitis B adalah infeksi serius pada hati yang disebabkan oleh virus. Hepatitis B bisa menyebabkan kondisi akut dan kronis pada pasien. Jika sudah memasuki level kronis, penyakit ini bisa membahayakan nyawa penderitanya.

“Jika tidak segera ditangani, pendertia hepatitis B kronis berisiko terkena sirosis, kanker hati, atau gagal hati. Hepatitis B sulit dikenali karena gejala-gejalanya tidak langsung terasa dan bahkan ada yang sama sekali tidak muncul,” terangnya.

“Banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi, pemberian vaksin hepatitis B ini merupakan program kesehatan Angkatan Darat (AD) yang bertujuan agar para prajurit TNI-AD, terhindar dari penyakit hepatitis,” paparnya.

Serka Sunarto yang setiap harinya bertugas di bagian Penrem 081/DSJ merasa senang bisa mendapatkan vaksin tersebut.

Menurutnya, kesehatan sangat penting bagi siapa saja, terlebih bagi seorang prajurit yang sering memerlukan kondisi tubuh yang prima saat menjalankan tugas.

“Seperti contohnya saya, yang tugasnya sering melaksanakan liputan ke luar daerah, bahkan sampai berhari-hari atau satu bulan penuh jika itu kegiatan TMMD, tentunya hal itu sangat membutuhkan daya tahan dan kebugaran tubuh,” tutup Sunarto. ferry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.