Daerah  

Haru Nenek Sebatang Kara Lihat Rumahnya Dibedah Prajurit Kodim 1001/Klk

Siti Hawa, seorang nenek berusia 80 tahun yang hidup sebatang kara tak kuasa menahan haru menyaksikan rumahnya dibedah prajurit TNI dari Kodim 1011/Klk.

Kapuas – Prajurit Kodim 1001/Klk menggelar aksi peduli kemanusiaan dengan melakukan bedah rumah seorang nenek yang tinggal sebatang kara di Desa Pulau Telo, Selat, Kapuas, Kalimantan Tengah.

Kondisi rumah yang dibedah itu sangat memprihatinkan dan tak layak huni. Dinding rumah ditutupi papan lapuk dan kondisi bangunannya juga nyaris roboh. Sementara penghuni rumah, Siti Hawa yang kini berusia 80 tahun tinggal seorang diri dan tak mempunyai anak.

“Melihat kondisi tersebut, Kodim 1011/Klk tergugah untuk membantu membedah rumah layak huni bagi nenek yang tak mempunyai pekerjaan ini,” kata Dandim 1011/Klk, Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono, dalam keterangan tertulisnya di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, yang diterima topikonline.co.id, Sabtu (6/4).

Dijelaskannya, kegiatan bedah rumah nenek Siti Hawa itu meliputi pembedahan dinding rumah, atap rumah yang sudah bolong, dan dapur rumah yang hampir roboh.

“Bedah rumah ini juga didukung pemerintah desa dengan mengunakan bantuan dari dana desa, serta melibatkan delapan personel Koramil 1011-04/Selat dan juga dibantu masyarakat  setempat sebanyak 10 orang,” ujarnya.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Kodim 1011/Klk dan Pemerintah Desa Pulau Telo yang selalu bersinergi dalam upaya mengatasi kesulitan masyarakat,” tambahnya lagi.

Dikatakannya Bambang, nenek Siti Hawa selama ini tinggal seorang diri dikarenakan tak punya anak dan suaminya sudah lama meninggal dunia. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, nenek Siti Hawa hanya bergantung dari bantuan warga Desa Pulau Telo.

“Kondisi seperti inilah yang patut menjadi perhatian kita semua. Kalau bukan kita, siapa lagi yang membantu warga hidup dengan serba pas-pasan,“ kata Bambang.

Sementara itu, Siti Hawa dengan mata berkaca-kaca terlihat tak mampu membendung rasa harunya melihat kepedulian prajurit Kodim 1011/Klk yang begitu peduli kepada warga.

“Kerusakan rumah yang saya tinggali sudah lama, dan tak bisa dilakukan perbaikan karena tidak ada biayanya. Jangankan untuk memperbaiki rumah, untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari saja tak mampu,” tuturnya.

“Hanya doa yang bisa saya panjatkan, semoga TNI berhasil dalam melaksanakan tugas,” pungkasnya penuh haru. bem

Tinggalkan Balasan