Tak Sekadar Membina Narapidana, Lapas Tangerang Ciptakan Teknologi Rumah Tahan Gempa, Korem 052 Siap Jajaki Kolaborasi

Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, bersama jajaran memaparkan langsung proses produksi Panel Risham yang dikerjakan warga binaan melalui program pembinaan kemandirian Ke Komandan Korem 052/Wijayakrama, Brigjen TNI Faizal Rizal, didampingi Kepala Staf Korem Kolonel Inf Ato Sudiatna, Kepala Seksi Teritorial Kolonel Arh Tamaji, dan Kepala Seksi Intelijen Kolonel Inf Zia Ulhaq.Foto:Humas Lapas 1 Tangerang.

Tangerang,Topikonline.co.id – Stigma bahwa lembaga pemasyarakatan hanya menjadi tempat menjalani hukuman kembali dipatahkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang. Melalui tangan-tangan terampil warga binaan, lahir inovasi Panel Rumah Instan Hemat Aman (Risham), teknologi beton pracetak yang digadang-gadang mampu menjadi solusi pembangunan hunian cepat, efisien, dan aman di wilayah rawan gempa.

Inovasi tersebut kini menarik perhatian jajaran Korem 052/Wijayakrama. Dalam audiensi yang berlangsung di Markas Korem 052/Wijayakrama, Kamis (9/7/2026), kedua institusi membuka peluang sinergi untuk mengembangkan pemanfaatan Panel Risham sebagai bagian dari dukungan terhadap pembangunan nasional.

Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, bersama jajaran memaparkan langsung proses produksi Panel Risham yang dikerjakan warga binaan melalui program pembinaan kemandirian. Audiensi diterima Komandan Korem 052/Wijayakrama, Brigjen TNI Faizal Rizal, didampingi Kepala Staf Korem Kolonel Inf Ato Sudiatna, Kepala Seksi Teritorial Kolonel Arh Tamaji, dan Kepala Seksi Intelijen Kolonel Inf Zia Ulhaq.

Dalam paparannya, Beni menjelaskan bahwa Panel Risham merupakan teknologi beton pracetak yang mampu mempercepat proses pembangunan tanpa mengorbankan kualitas konstruksi. Sistem tersebut dinilai relevan diterapkan di Provinsi Banten yang memiliki tingkat kerawanan terhadap bencana gempa bumi.

“Provinsi Banten merupakan salah satu wilayah dengan potensi risiko gempa sehingga membutuhkan alternatif konstruksi yang mengedepankan aspek keamanan sekaligus efisiensi. Panel Risham hadir sebagai salah satu solusi dengan proses pembangunan yang lebih cepat, kualitas yang terjaga, serta berpotensi diterapkan pada pembangunan hunian maupun fasilitas lainnya,” ujar Beni.

Lebih dari sekadar menghasilkan produk konstruksi, Beni menegaskan bahwa inovasi tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan di dalam lapas. Warga binaan tidak hanya dibekali keterampilan kerja, tetapi juga diberi ruang untuk menciptakan produk yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat sosial.

Program itu sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang mendorong pembinaan warga binaan agar menjadi insan produktif dan mampu berkontribusi setelah kembali ke tengah masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa pembinaan di Lapas tidak berhenti pada pemberian keterampilan, tetapi mampu melahirkan inovasi yang menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat. Kami berharap sinergi dengan Korem membuka jalan bagi pemanfaatan Panel Risham secara lebih luas sehingga karya warga binaan benar-benar memberi manfaat bagi bangsa,” tegasnya.

Komandan Korem 052/Wijayakrama, Brigjen TNI Faizal Rizal, memberikan apresiasi atas terobosan yang dilakukan Lapas Kelas I Tangerang. Menurutnya, inovasi tersebut menunjukkan bahwa pembinaan pemasyarakatan mampu menghasilkan karya yang memiliki nilai strategis bagi pembangunan.

“Panel Risham memiliki potensi besar untuk mendukung penyediaan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat. Ketahanan wilayah tidak hanya dibangun melalui aspek pertahanan, tetapi juga melalui kesejahteraan masyarakat dan sinergi antarlembaga. Kami mengapresiasi inovasi ini dan berencana mengunjungi Jawara Beton di Lapas Kelas I Tangerang untuk melihat langsung proses produksinya,” kata Faizal.

Rencana kunjungan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa inovasi karya warga binaan mulai mendapat perhatian lintas sektor. Jika kolaborasi ini terealisasi, Panel Risham berpeluang menjadi salah satu produk unggulan hasil pembinaan pemasyarakatan yang tidak hanya mengubah wajah pembinaan narapidana, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi pembangunan hunian yang aman, cepat, dan berkelanjutan di Indonesia.