Jakarta,Topikonline.co.id – Menyambut arus mudik Lebaran 2026, Polres Metro Tangerang Kota menghadirkan layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman. Fasilitas ini disiapkan untuk memberikan rasa aman kepada warga yang meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama selama masa libur Lebaran.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, mengatakan layanan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pengamanan Operasi Ketupat Jaya 2026 yang digelar untuk memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat selama periode mudik.
Hal itu disampaikan Jauhari saat memimpin Apel Pasukan Operasi Ketupat Jaya 2026 di Mapolres Metro Tangerang Kota, Kamis (12/3/2026). Dalam operasi tersebut, sebanyak 1.859 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan wilayah.
“Sebanyak tujuh pos kami dirikan, terdiri dari satu pos pengamanan, lima pos pelayanan, dan satu pos terpadu yang tersebar di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota,” ujar Jauhari dalam keterangannya, Jumat (13/3/2026).
Ribuan personel tersebut merupakan gabungan dari unsur kepolisian, TNI, Pemerintah Kota Tangerang, serta berbagai elemen masyarakat. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan sekaligus memastikan arus mudik berjalan tertib dan lancar.
Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Polres Metro Tangerang Kota juga membuka layanan penitipan kendaraan tanpa biaya. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan warga yang khawatir meninggalkan kendaraan di rumah saat mudik.
“Bagi masyarakat yang akan mudik dan ingin meninggalkan kendaraannya dengan aman, kami menyediakan layanan penitipan kendaraan secara gratis di Polres maupun Polsek. Untuk di Polsek jajaran khusus kendaraan roda dua,” jelasnya.
Menurut Jauhari, layanan tersebut diharapkan dapat meminimalkan potensi tindak kriminal seperti pencurian kendaraan yang kerap meningkat saat banyak rumah ditinggalkan penghuninya selama libur panjang.
Selain pengamanan wilayah, aparat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan selama periode mudik, termasuk kemungkinan terjadinya bencana alam yang dapat mengganggu arus lalu lintas.
Kota Tangerang sendiri menjadi salah satu titik strategis dalam arus mudik nasional. Wilayah ini merupakan jalur perlintasan penting bagi pemudik yang menuju berbagai daerah di Pulau Jawa maupun yang akan melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Merak untuk menyeberang ke Pulau Sumatera.
Karena itu, pengamanan lalu lintas dan pelayanan kepada pemudik menjadi perhatian utama aparat di wilayah tersebut.
Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan kondisi fisik serta memastikan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh. Warga yang meninggalkan rumah saat mudik juga diminta melapor kepada tetangga atau petugas keamanan setempat guna mengantisipasi potensi kejahatan.
“Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian selama perjalanan mudik, dapat menghubungi call center Polri di 110 yang tersedia secara nasional dan bebas pulsa,” pungkas Jauhari.












