Bekasi – Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis sabu, ekstasi dan happy five dari kawasan Bekasi.
Seluruh narkotika dengan berat keseluruhan sekitar 200 kg itu diduga diselundupkan dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur laut dan dibawa ke Jakarta serta Bekasi menggunakan truk dari Pekanbaru, Riau.
Upaya penggagalan peredaran ini dilakukan BNN pada Jumat (10/5) lalu sekitar pukul 19.00 WIB.
“Kronologi upaya penggagalan berasal dari hasil penyelidikan BNN yang mencurigai satu unit truk dari Pekanbaru yang mengarah ke Bekasi. Tim BNN membuntuti truk tersebut sampai keluar tol Bintara di Bekasi Barat,” jelas Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari dalam keterangan tertulisnya yang diterima topikonline.co.id, Minggu (12/5) siang.
“Truk akhirnya berhenti di Tambun untuk membongkar muatan berupa kelapa dan disimpan di salah satu toko kelontong.”
“Dari situ tim BNN bergerak melakukan penggerebekan dan mendapati barang bukti narkotika jenis sabu seberat 100 kg yang disimpan dalam lemari. Satu tersangka bernama Fajar juga diamankan dalam penggerebekan ini,” sambungnya lagi.
Dalam pemeriksaan, lanjut Arman, tersangka Fajar pada akhirnya ‘bernyanyi’ kalau masih ada barang bukti narkotika lain yang disimpan di rumah kontrakan tersangka bernama Zulham di daerah Kranji.
BACA JUGA:
- BNN Putus Rantai Peredaran Ganja Jaringan Aceh-Medan-Jakarta
- BNN Gagalkan Penyelundupan 52 kg Sabu di Indragiri Hilir
- Gulung Jaringan Narkoba Malaysia-Indonesia di Asahan, BNN Sita 10 Kg Sabu
Berbekal ‘nyanyian’ Fajar, pada Minggu (12/5) dini hari, tim BNN pun bergerak ke rumah kontrakan dimaksud. Di lokasi ini tersangka Zulham bisa diringkus dengan barang bukti 97 bungkus sabu.
“Selain sabu, BNN juga menemukan barang bukti narkotika jenis ekstasi dan happy five yang kuantitasnya masih dihitung,” kata Arman.
“Dan kita juga masih melakukan pengembangan untuk mengejar tersangka lain dalam jaringan sindikat ini,” tandas jenderal bintang dua jebolan Batalyon Jananuraga Akpol 1985 ini mengakhir pernyataan. bem












