Gulung Jaringan Narkoba Malaysia-Indonesia di Asahan, BNN Sita 10 Kg Sabu

Salah satu pelaku sindikat narkoba jaringan Malaysia-Indonesia yang disergap BNN di Asahan, Sumatera Utara, bersama barang bukti 10 bungkus sabu seberat 10 kg.
banner 468x60

Medan – Aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) menggulung peredaran gelap narkotika jenis sabu yang didalangi sindikat jaringan Malaysia-Indonesia (Aceh-Dumai-Medan).

Tiga pelaku berhasil ditangkap dalam penyergapan yang dilakukan BNN di Jalan Lintas Sumatera, Kisaran, Asahan, Sumatera Utara. Dari tangan ketiga pelaku yakni  Usman, Rianto, dan Devi Yanti, didapati barang bukti 10 kotak narkotika jenis sabu seberat 10 kg yang dilakban hitam dan dicampur getah karet kering.

BACA JUGA:

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari dalam keterangan tertulisnya kepada topikonline.co.id menjelaskan, sindikat ini memakai modus menyelundupkan narkoba jenis sabu ke Indonesia melalui jalur laut di Dumai untuk dibawa ke Aceh dan Sumut.

“Aparat BNN sudah mendapat informasi dan mengembangkannya terkait sindikat jaringan ini.  Ketiga pelaku yang ditangkap sebelumnya terpantau sedang bertransaksi narkoba di Hotel Megasari, Kisaran, Asahan, Sumatera Utara,” jelas jenderal polisi bintang dua jebolan Batalyon Jananuraga Akpol 1985, Kamis (11/4) malam.

Dikatakan Arman, narkoba yang ditransaksikan itu dibawa Rianto dari Dumai ke Kisaran menggunakan truk. Setibanya di depan Hotel Megasari, narkoba tersebut diserahkan Rianto kepada Usman yang didampingi Devi Yanti.

“Saat itulah tim bergerak melakukan penyergapan dan penangkapan terhadap ketiga pelaku sekaligus mengamankan barang bukti,” ujar Arman.

Saat diinterograsi, Usman kemudian ‘bernyanyi’ dengan menyebut sabu yang diantar dari Dumai itu atas perintah pelaku lain yang berinisial Yun.

“Dari ocehan Usman itu tim langsung bergerak memburu Yun dan berhasil menciduknya di daerah Jambu Aye, Aceh Utara. Hasil pemeriksaan sementara, Yun diketahui sebagai pemilik barang bukti 10 kg sabu yang sebelumnya sudah kita amankan,” papar Arman.

Saat ini seluruh pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di BNNP Sumatera Utara. Jika tak ada aral melintang, BNN akan menggelar pengungkapan kasus ini di gedung BNNP Sumatera Utara pada Jumat (12/4) sekitar pukul 10.30 WIB. bem

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *