Sorong – Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Nyoman Cantiasa dan Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing, mendampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, dalam kegiatan peninjauan serbuan vaksinasi Covid-19, memimpin diskusi terkait penanganan Covid-19 dan tatap muka bersama Forkopimda Kabupaten Sorong, di Kantor Wali Kota Sorong, Papua Barat, Sabtu (28/8/2021).
Adapun serbuan vaksinasi Covid-19, diikuti oleh 3.000 orang, dengan sasaran masyarakat umum, mahasiswa, remaja dan lansia, dan dilayani Tenaga Vaksinator TNI AD 20 orang, TNI AL 20 orang, Polri 20 orang serta Nakes 20 orang.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian Panglima TNI dan Kapolri.
“Sinergi di Papua Barat ini sangatlah kuat, TNI-Polri dan Pemerintah Daerah selalu bersama untuk menangani Pandemi Covid-19 di Tanah Papua Barat. Terima kasih Bapak Panglima TNI dan Kapolri untuk perhatiannya kepada Papua Barat,” ujar Dominggus, mewakili Forkopimda Papua Barat yaitu, Pangdam XVIII/Kasuari dan Kapolda.
Panglima TNI menyambut baik hal yang disampaikan oleh Gubernur Papua Barat. “Saya merasa senang dan bangga ketika mendengar paparan dari Gubernur dan Walikota Sorong terkait situasi yang kondusif, karena hubungan kerjasama dan sinergi berjalan dengan baik, ini suatu kekuatan dalam menjaga Papua Barat,” tambahnya.
Hadi mengatakan, sesuai arahan Presiden Jokowi, sekarang harus fokus untuk menurunkan Indeks Mobilitas, memperkuat tracing kontak erat dan mempersiapkan tempat isoter (Isolasi terpusat) bagi para pasien terkonfirmasi positif.
“Penggunaan masker atau disiplin protokol kesehatan harus terus ditingkatkan di Papua Barat, karena ini upaya pencegahan terbaik, tentunya sudah harus menjadi kebutuhan dan bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat,” tegasnya.
Beberapa wilayah di Papua Barat, lanjut Hadi, masih ada beberapa yang belum melaksanakan tracing kontak erat yang baik, oleh karena itu ia memerintahkan TNI-Polri untuk memberikan perhatian lebih dan kerja keras untuk melakukan testing dan tracing.
“Terima kasih atas kerjasamanya, saat ini kita harus kerja habis-habisan untuk memutus mata rantai Covid-19. Ingat virus tidak pernah libur, oleh karena itu kita juga tidak boleh libur untuk melakukan yang terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya. bem












