Metro  

Tinjau Dua Jembatan Rawayan Kab Bogor, Danrem 061/SK Juga Santuni Anak Yatim

Kab. Bogor – Untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga masyarakat kelurahan Sukahati dan RT 07/RW 05 kelurahan Karadenan, Kec. Cibinong, Kab. Bogor, maka Pemkab Bogor berkolaborasi dengan Korem 061/SK membangun jembatan Rawayan (jembatan gantung) sarana penghubung antara Cibinong dan Bojong gede, serta Cibinong dengan Cilebut.

Keterangan tersebut disampaikan oleh Danrem 061/Surya Kencana Brigjen TNI Achmad Fauzi saat meninjau hasil pembangunan jembatan rawayan dan memberikan santunan untuk anak yatim-piatu yang tinggal di wilayah setempat, Minggu (12/12/2021).

Achmad Fauzi juga memberikan arahan kepada Babinsa agar mensosialisasikan kepada warga masyarakat terkait keberadaan jembatan rawayan tersebut, yang mana warga masyarakat yang tinggal di sekitar jembatan tersebut untuk sama-sama menjaga jembatan agar tidak merusak dan jangan sampai ada yang merusak. Dan juga agar sama-sama saling menjaga.

Jembatan gantung Rawayan itu memiliki panjang 47 meter dan juga jembatan rawayan yang berada di Jln. Melati Raya Kampung Kedung Curug RT 001/03 kelurahan Sukahati, Cibinong, kabupaten Bogor memiliki panjang 25 meter.

Jembatan tersebut dibangun sebagai sarana warga masyarakat untuk mobilisasi, untuk mempermudah warga masyarakat sekitar dalam beraktivitas, dan merupakan satu-satunya akses tercepat menuju jalan utama, misalnya anak-anak pulang pergi ke sekolah, yang akan ke kantor dan lain sebagainya, juga untuk penghubung tali silaturahmi antar warga di 2 kelurahan tersebut.

“Sebelumnya jembatan penghubung di sini terbuat dari bambu akan tetapi setiap kali musim penghujan jembatan tersebut seringkali menjadi rusak bahkan sampai hanyut yang diakibatkan oleh luapan air sungai. Dan sekarang jembatan rawayan ini sudah kembali dibangun dengan menggunakan baja yang diperkirakan dapat bertahan hingga lebih dari 10 tahun itupun jika warga masyarakat mau sama-sama menjaga dan merawatnya, jangan sampai jembatan ini dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Fauzi.

“Saya berharap kedepannya agar jembatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membangkitkan dan memajukan kegiatan kegiatan produktif di masyarakat, dapat mengefisiensikan waktu ataupun dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah sekitar serta menciptakan sentra ekonomi baru.
sehingga dampaknya bisa betul-betul dirasakan oleh rakyat,” tandasnya.

Ucapan terima kasih disampaikan oleh Ali warga masyarakat setempat yang merasa sangat terbantu dengan adanya jembatan rawayan, di mana selama ini setelah jembatan yang sebelumnya hanyut terbawa arus sungai maka warga masyarakat harus menempuh jarak sekitar 6 km jika ingin ke ke wilayah seberang kali oleh karena itu dengan adanya jembatan rawayan maka aktivitas warga masyarakat sangat terbantu, terlebih warga sekitar memang sangat mengandalkan jembatan tersebut.

Hal serupa disampaikan oleh RW di kelurahan sukahati, ia mengucapkan terima kasih kepada danrem 061 suryakancana atas perhatiannya kepada warga masyarakat di wilayahnya yang telah memugar/membangun kembali jembatan penyeberangan rawayan suka hati. *fer

Tinggalkan Balasan