Subdit Siber Polda Metro Kembali Amankan 5 Pelaku Penagih Dari 43 Pinjol Ilegal

Semanggi – Subdit IV Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya kembali mengungkap dan membongkar pinjol ilegal serta mengamankan 4 orang tersangka laki-laki dan seorang wanita yang berperan sebagai karyawan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, kelima orang ini berinisial AR, RMD, ZFR, WAS, dan RS diketahui mengoperasikan sekitar 43 aplikasi yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu, kredit izi, dana isi, rupiah go, pinjam saja, pinjaman top, kotak rupiah, pundi cepat, dompet selebriti, pinjaman tepuk.

Bacaan Lainnya

“Para tersangka mengelola 43 aplikasi pinjaman online diantaranya, kredit izi, dana isi, rupiah go, pinjam saja, pinjaman top, kotak rupiah, pundi cepat, dompet selebriti, pinjaman tepuk. Semuanya tidak terdaftar di OJK,” ujar Zulpan kepada wartawan, di Mapolda Metro, Jakarta Selatan, Rabu (15/6/2022).

Menurut Zulpan, pelaku melakukan tindak pidana kasus ilegal akses dan manipulasi data elektronik terkait penagihan pinjaman online (Pinjol) dengan intimidasi dan pengancaman, yang dilakukan pada Mei dan Juni 2022 di Jakarta

“Modus para tersangka melakukan penagihan secara online dengan menggunakan intimidasi yang disertai dengan kata-kata ancaman serta akan menyebarkan data nasabah ke seluruh kontak yang ada di hp nasabah,” kata Zulpan didampingi Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Auliansyah Lubis.

Dijelaskan Zulpan, para pelaku merupakan Desk Collector melakukan penagihan kepada 10 sampai dengan 50 nasabah per harinya dan juga ditargetkan harus mendapat pembayaran dari nasabah sebesar Rp1 juta hingga Rp3 juta.

Adapun tersangka RS ditangkap pada 30 Mei yang lalu oleh anggota Subdit IV Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, di Kp. Kelapa RT 05/RW 05, Kel. Rawapanjang, Kec. Bojong Gede, Kab. Bogor.

Kemudian pada 2 Juni petugas kembali menangkap AR dan WAS. AR diamankan di kediamannya Jln. Nipah XI/25 C, RT 08/RW 01, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sementara WAS dijemput di Kp. Babakan No. 13 RT 05/RW 01, Kel. Sukatani, Kec. Tapos, Kota Depok.

Tersangka RMD dan ZFR diamankan pada Rabu (3/6). Anggota Unit II Subdit IV Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap RMD, di Jln. Belimbing RT 016/ RW 08 Kel. Semper Barat, Kec. Cilincing, Jakarta Utara. Sedangkan ZFR ditangkap di Sangrila Indah 2, Jalan Sakti Raya RT 05/RW 06, Kel. Petukangan Selatan, Kec. Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Bersama para tersangka Polisi turut menyita sejumlah barang bukti komputer, empat SIM Card, belasan HP dari berbagai merk, beberapa laptop, bukti print out pesan ancaman dan kartu ATM.

Penyidik Subdit IV Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengganjar para tersangka dengan Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. *fer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.