Berita  

Sopir Angkutan Umum Diingatkan Jangan Ugal-ugalan, Satlantas Majalengka Tekankan Keselamatan Penumpang

Anggota Satlantas polres Majalengka melaksanakan Kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan (Binluh) di Terminal Khusus/Pangkalan Angkutan Umum Kabupaten Majalengka,Foto:ist

Majalengka,Topikonline.co.id– Keselamatan penumpang tak boleh menjadi taruhan di jalan raya. Karena itu, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Majalengka, Polda Jawa Barat, turun langsung memberikan edukasi kepada para sopir angkutan umum melalui program Polantas KARIB.

Kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan (Binluh) tersebut digelar di Terminal Khusus/Pangkalan Angkutan Umum Kabupaten Majalengka, Sabtu (8/8/2026).

Di hadapan para pengemudi, petugas mengingatkan bahwa membawa penumpang bukan sekadar soal mengejar setoran atau waktu tempuh. Ada nyawa manusia yang ikut dipertaruhkan setiap kali kendaraan meninggalkan pangkalan.

Para sopir diminta mematuhi aturan lalu lintas, memperhatikan rambu-rambu, serta tidak mengemudi secara ugal-ugalan yang berpotensi membahayakan penumpang maupun pengguna jalan lainnya.

Kasat Lantas Polres Majalengka AKP Pandu Renata Surya mengatakan, pembinaan terhadap pengemudi angkutan umum merupakan bagian dari langkah preventif untuk membangun budaya tertib dan aman berlalu lintas.

“Kami mengajak seluruh pengemudi angkutan umum untuk selalu mengedepankan keselamatan, baik keselamatan diri sendiri maupun para penumpang. Jangan mengemudi secara ugal-ugalan dan selalu patuhi rambu serta aturan lalu lintas,” ujar AKP Pandu, dikutip Minggu (9/8/2026).

Tak hanya perilaku pengemudi, kondisi kendaraan juga menjadi perhatian. Petugas mengingatkan agar setiap kendaraan dipastikan dalam kondisi laik jalan sebelum digunakan mengangkut penumpang.

Pemeriksaan secara mandiri atau ramp check menjadi langkah penting untuk memastikan komponen kendaraan yang berkaitan dengan keselamatan, seperti rem, ban, lampu, dan perangkat lainnya, berfungsi dengan baik.

Sebab, kecelakaan lalu lintas tidak hanya dipicu kelalaian manusia. Faktor teknis kendaraan yang tidak laik jalan juga dapat menjadi ancaman serius di tengah kepadatan lalu lintas.

Petugas juga meminta pengemudi tidak memaksakan diri berkendara ketika tubuh dalam kondisi tidak fit atau mengantuk. Kondisi fisik yang prima dinilai menjadi salah satu kunci agar pengemudi mampu mengambil keputusan dengan cepat dan tepat ketika menghadapi situasi di jalan.

Program Polantas KARIB dikemas dengan pendekatan humanis. Petugas tidak hanya menyampaikan imbauan, tetapi juga membuka ruang dialog dengan para pengemudi.

Suasana penyuluhan berlangsung komunikatif. Para sopir diberi kesempatan menyampaikan berbagai persoalan, pengalaman, hingga kondisi yang mereka hadapi selama menjalankan aktivitas di jalan raya.

Pendekatan tersebut menjadi penting karena keselamatan lalu lintas tidak cukup hanya dibangun melalui penindakan. Kesadaran pengemudi untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama harus terus ditumbuhkan.

Satlantas Polres Majalengka berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kesadaran dan kepatuhan para pengemudi angkutan umum terhadap aturan lalu lintas.

Dengan pengemudi yang disiplin, kendaraan yang laik jalan, serta kesadaran untuk tidak memaksakan diri ketika kondisi tubuh tidak prima, risiko kecelakaan diharapkan dapat ditekan.

Keselamatan bukan sekadar aturan yang harus dipatuhi, tetapi tanggung jawab yang melekat setiap kali seorang pengemudi membawa penumpang di jalan raya.