Ribuan Bintara Afirmasi Otsus Menghadapi Forkopimda Papua Barat

Manokwari – Sebanyak 1.496 Bintara Afirmasi Otsus Polda Papua Barat yang terdiri dari 1.397 polisi laki-laki dan 99 polwan mengadakan kunjungan ke Forkopimda, di aula Arfak Convention Hall Polda Papua Barat, Manokwari, Rabu (12/1/2022).

Hal tersebut dilakukan dalam rangka mendengarkan pembekalan pembinaan dan latihan (Binlat) nilai-nilai kebangsaan, yang diberikan oleh Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, dan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan.

Bacaan Lainnya

Bintara Afirmasi Otsus Polda Papua Barat merupakan program kerja sama antara Polri dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat dalam menyediakan personel Bintara Polri bagi Orang Asli Papua (OAP).

Bintara Afirmasi yang merupakan putra-putri terbaik Papua tersebut telah menjalani pendidikan. Baik pendidikan dasar maupun kecabangan sehingga mereka siap untuk berdinas di satuan masing-masing.

Menurut Irjen Pol Tornagogo Sihombing, polisi afirmasi otsus punya tanggung jawab ganda di masyarakat. Tak hanya dituntut dalam memberikan rasa aman, tapi juga harus menjadi agen perubahan di Papua Barat.

“Penerimaan afirmasi otsus berjumlah 1.496 diharapkan menjadi agen perubahan untuk Papua dengan memberikan kontribusi positif. Sehingga harus memiliki loyalitas tanpa batas agar tidak terpengaruh dari luar,” ujarnya.

Tornagogo berharap, setelah kembali ke masyarakat, polisi harus bisa menjadi pengayom. Memahami kultur masyarakat agar dalam setiap tindakannya tidak melenceng dari nilai-nilai kearifan lokal.

“Yang terpenting adalah harus melayani dengan hati sesuai dengan semboyan Polda Papua Barat,” kata Tornagogo mengakhiri materinya.

Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa menyampaikan untuk membangun suatu bangsa terdapat tiga persyaratan yaitu, membangun sumber daya manusia (SDM), infrastruktur dan regulasi atau aturan. “Namun yang terpenting SDM. Karena apabila SDM bagus maka kita tidak akan tertinggal oleh daerah lain,” tambahnya.

Lebih lanjut Cantiasa mengatakan, dirinya bangga dan terharu dengan telah lahirnya para pemuda-pemuda terbaik dan terpilih asal Papua.

“Kalian sebagai agen perubahan, putra pilihan telah dipercaya maka jangan cederai, khianati dan sia-siakan kepercayaan pimpinan tersebut. Untuk itu mari kita syukuri apa yang telah diberikan kepada kita saat ini,” katanya.

Cantiasa menegaskan, Papua merupakan warisan dari para leluhur pendiri bangsa. Oleh karena itu ia mengajak para bintara untuk menyelamatkan dan menjaganya. “Tugas kita sebagai anak-anak bangsa untuk menjaganya,” pungkasnya. *golan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *