Puri Agung Singaraja Anugerahi Pengusaha John Palinggi Penghargaan Lingkungan Hidup dan Kemajemukan

Pengusaha John Palinggi menerima penghargaan bergengsi itu untuk kategori Pemerhati Lingkungan Hidup, Aktivis Kemajemukan dan Perdamaian Dunia dari Puri Agung Singaraja (Puri Gede Buleleng) di Ubud, Bali, Sabtu, (16/12) lalu.

Ubud – Ketua Harian Badan Interaksi Sosial Masyarakat (Bisma) Dr John Palinggi untuk kesekian kalinya dianugerahi penghargaan atas dedikasinya. Yang terkini, penghargaan diberikan oleh Puri Agung Singaraja (Puri Gede Buleleng) di Ubud, Bali, Sabtu, (16/12) lalu.

John Palinggi bersama salah seorang pangeran Brunei meraih penghargaan bergengsi itu untuk kategori Pemerhati Lingkungan Hidup, Aktivis Kemajemukan dan Perdamaian Dunia. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Raja Agung Ngurah Ugrasena dan disaksikan oleh beberapa raja dan ratu dari Bali serta beberapa kerajaan Nusantara dan undangan dari United Nation juga perwakilan dari India.

Saat dikonfirmasi wartawan, John Palinggi membenarkan dan mengucapkan terimakasihnya atas kepercayaan yang diberikan kepadanya oleh pihak Puri Agung Singaraja Bali. Walaupun ini bukan penghargaan pertama yang diterimanya, namun ia mengaku tidak menduga bakal terpilih.

Seperti diketahui, sebelumnya John memang aktif sebagai konsultan lingkungan dan tergabung dalam Dewan Pakar Perhimpunan Cendikiawan Ilmu lingkungan Indonesia bersama Prof. Emil Salim.

Kemudian, sebagai Ketua Harian di Bisma (Badan Interaksi Sosial Masyarakat), dirinya juga dikenal dekat dan sering bersentuhan dengan berbagai lapisan masyarakat yang mempunyai latar belakang kepercayaan berbeda-beda.

“Jadi rasa persaudaraan itu barangkali yang mereka lihat sampai mereka memberi tokoh kemajemukan,” ujarnya.

Bukan hanya itu saja. Ketua Asosiasi Rekanan Pengadaan Barang dan Distributor Indonesia (ARDIN) ini juga kerap menggaungkan persaudaraan dalam perbedaaan antar manusia.

“Kita ini sperti kata agama Khong Hu Cu menyebut di 4 penjuru lautan kita semua bersaudara jadi manusia mencakup global,” dia berujar.

Pengusaha John Palinggi menerima langsung penghargaan dari Raja Agung Ngurah Ugrasena dan disaksikan oleh beberapa raja dan ratu dari Bali dan beberapa kerajaan Nusantara.

Untuk diketahui John Palinggi adalah salah satu sosok pengusaha papan atas di Indonesia. Pun begitu, tak seperti pada umumnya, dia justru punya sifat rendah hati yang sangat kental. Kepeduliannya terhadap sesama juga sangat tinggi hingga membuat banyak orang yang kagum kepadanya.

Tak aneh sebenarnya. Karena dalam hidupnya, John Palinggi selalu memegang prinsip hidup membuat orang lain bahagia adalah salah satu resep manjur yang membuatnya selalu sukses dan sehat.

“Saya buktikan dari tahun ke tahun rupanya kalau kita sayang kepada manusia selalu mendambakan persaudaraan membagi kasih sayang dan membuat orang lain tersenyum tertawa bahagia, maka implikasinya membuat kita panjang umur, murah rezeki. Bahkan bahagia itu saya rasakan di usia saya sekarang ini,” ungkapnya tersenyum.

“Saya 45 tahun bisnis tidak pernah cacat. Hingga sekarang tidak ada utang sepeser pun. Orang tanya sewa kantor saja 560 juta pertahun kok tidak ada utang. Itu cara yang diberikan Tuhan mengelola keuangan dengan bijak,” sambungnya.

Pengusaha John Palinggi (nomor 3 dari kiri) bersama salah seorang pangeran Brunei menerima penghargaan bergengsi untuk kategori Pemerhati Lingkungan Hidup, Aktivis Kemajemukan dan Perdamaian Dunia dari dari Puri Agung Singaraja (Puri Gede Buleleng).

Lebih lanjut, John Palinggi pada kesempatan ini juga mengajak seluruh masyarakat untuk saling berbagi dengan sesama manusia.

“Mereka tidak akan datang kepada mu jika kamu tidak punya uang. Setelah Anda punya uang barulah mereka akan antre datang dan ingat, itu disuruh oleh Tuhan, jadi berilah,”  dia menegaskan.

Pun demikian, dia juga mengingatkan saat menolong sesama jangan pernah mengharapkan balasan. Berilah dengan tulus iklas, maka Tuhan akan menentukan yang terbaik .

“Minim kamu sehat dan itu yang saya dapatkan. Tidak ada sedikit pun penyakit dalam tubuh saya. Dan saya bisa meneruskan kehidupan ini dengan penuh sukacita dengan keluarga,” ujarnya lagi semringah. Bembo

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *