Jakarta – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya akan memburu para pelaku penerima kendaraan bermotor (ranmor) hasil kejahatan di Timor Leste. Ditreskrimum Polda Metro akan berkoordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional (Div Hubinter) Polri, untuk menangkap pelaku yang berada di Timor Leste.
“Kami mencoba koordinasi nanti dengan Div Hubinter untuk melakukan koordinasi nanti dengan kepolisian Timor Leste. Apakah nanti kita bisa menjangkau ke arah ke sana,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya kepada wartawan, Kamis, (11/1).
Seperti diketahui, sindikat pencurian dan penggelapan ratusan kendaraan yang baru terbongkar ini memiliki jaringan di Timor Leste.
Mereka mengirim kendaraan-kendaraan hasil penggelapan dari dalam negeri untuk dijual di Timor Leste.
“Tersangka menjualnya di Timor Leste. Mereka mengenal para pembeli di sana melalui akun FB,” kata Kombes Pol Wira.
Lebih jauh Kombes Pol Wira juga mengatakan, ada empat nama dari jaringan ini yang kini berada di Timor Leste. Mereka adalah pembeli kendaraan-kendaraan hasil kejahatan dari para tersangka.
“Ada beberapa nama yaitu ada empat orang warga Timor Leste,” ujarnya lagi.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya bersama POM Kodam V/Brawijaya berhasil membongkar kasus pencurian dan penggelapan ratusan kendaraan baik motor maupun mobil.
Ratusan kendaraan yang mayoritas kendaraan baru itu berhasil ditemukan di gudang TNI AD yang berada di Sidoarjo, Jawa Timur.
Dalam kasus ini, ada dua warga sipil yang sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.
Ada pula tiga oknum prajurit TNI AD yang juga tengah diproses oleh Puspomad berkaitan dengan kasus tersebut.
Sindikat ini beraksi dengan cara membeli kendaraan baru dari para kreditur. Kreditur-kreditur jaringan mereka lebih dulu melakukan pembelian kendaraan baik motor maupun mobil baru menggunakan identitas palsu.
Setelah kendaraan dipegang oleh para tersangka, mereka akan mengirim kendaraan tersebut ke Timor Leste untuk dijual, menggunakan jalur laut dalam setiap kali pengirimanya. Bembo












