Berita  

Panitia Mubes XIII TP Sriwijaya Tetap Solid Meski Ketua OC Tunaikan Haji, Persiapan Menuju 27 Juni Kian Matang

Ketua Srikandi TP Sriwijaya Nyimas Aliyah(baju merah)Ahmad Fauzan(baju biru)Alfian Toni (baju putih)Hasbendy,, Foto: Iwan

Jakarta,Topikonline.co id– Persiapan Musyawarah Besar (Mubes) XIII TP Sriwijaya terus berjalan matang meski Ketua Organizing Committee (OC), Yahya Maya Sakti, tengah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah. Semangat konsolidasi panitia tetap terjaga dalam rapat koordinasi yang digelar di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (16/5/2026).

Rapat dipimpin Ketua Steering Committee (SC) Ahmad Fauzan didampingin Hasbendy dan Alfian Toni selaku perwakilan Ketua OC. Hadir dalam pertemuan Ketua Srikandi TP Sriwijaya Nyimas Aliyah, serta jajaran anggota Srikandi TP Sriwijaya.

Dalam keterangannya, Ahmad Fauzan menegaskan bahwa rapat gabungan SC dan OC menjadi momentum penting untuk mematangkan seluruh rangkaian pelaksanaan Mubes XIII TP Sriwijaya.

“Alhamdulillah rapat hari ini berjalan baik dan lancar. Banyak keputusan strategis yang sudah dihasilkan dan insya Allah segera dieksekusi,” ujar Fauzan.

Menurutnya, pembahasan rapat mencakup dua aspek utama, yakni materi persidangan yang menjadi ranah SC serta teknis pelaksanaan yang menjadi tanggung jawab OC. Salah satu keputusan penting adalah penetapan lokasi dan waktu pelaksanaan Mubes.

“Untuk tempat sudah final di Hotel Red Top, dan pelaksanaan dijadwalkan pada 27 Juni 2026. Mulai dari perlengkapan hingga teknis pelaksanaan sudah kita bahas secara detail,” katanya.

Tak hanya fokus pada agenda organisasi, panitia juga ingin menghadirkan nuansa khas Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dalam pelaksanaan Mubes. Fauzan menyebut berbagai usulan bernuansa budaya daerah turut mengemuka dalam rapat.

“Banyak masukan menarik tadi, mulai dari menu khas seperti pempek dan kuliner Sumbagsel lainnya, kemudian penampilan tarian daerah, hingga kemungkinan adanya bazar budaya dan UMKM,” ungkapnya.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa agenda utama Mubes tetap berfokus pada mekanisme organisasi. Sejumlah agenda strategis akan menjadi pembahasan utama, mulai dari laporan pertanggungjawaban pengurus, pembahasan perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), hingga pemilihan Ketua Umum TP Sriwijaya periode 2026–2031.

“Yang paling penting tentu pemilihan ketua umum baru. Harapan kita, siapa pun yang terpilih nantinya mampu membawa warga Sumatera Bagian Selatan semakin maju, solid, dan mampu mempererat persaudaraan warga perantauan di seluruh Indonesia,” tegas Fauzan.

Terkait kandidat Ketua Umum, Fauzan mengatakan proses penjaringan masih berlangsung dan belum mengerucut pada nama tertentu. Menurutnya, mekanisme pencalonan tetap mengacu pada syarat organisasi yang telah ditentukan.

“Yang pasti calon Ketua Umum harus warga Sumatera Bagian Selatan. Bisa kedua orang tuanya asli Sumbagsel, atau salah satu dari orang tuanya berasal dari Sumbagsel dan memahami adat istiadat daerah,” jelasnya.

Di sisi lain, absennya Ketua OC Yahya Maya Sakti karena tengah menjalankan ibadah haji dipastikan tidak mengganggu jalannya persiapan. Fauzan menuturkan, seluruh tugas operasional telah didelegasikan kepada pelaksana harian yang ditunjuk.

“Ketua OC memang sedang berada di Tanah Suci, tetapi beliau sudah menunjuk pelaksana harian untuk menjalankan tugas-tugas organisasi. Pada prinsipnya seluruh kebutuhan, termasuk pendanaan dan teknis pelaksanaan, sudah siap,” pungkasnya.