Bandung – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bagikan 2.000 paket sembako kepada masyarakat Lembang dalam rangka bakti sosial bertajuk ‘One Day Experience Adventure dan Social Awareness’ di Lapangan Bola Balaturangga Denkavkud Pussenkav, Bandung, Minggu, (17/12).
Kegiatan yang diprakarsai jajaran Kodam III/ Siliwangi ini menjadi satu bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat, khususnya warga Jawa Barat sebagai wujud responsif TNI atas kesulitan masyarakat atas kenaikan harga-harga sembako menjelang Nataru.
Paket sembako yang diberikan Panglima TNI itu terdiri dari beras premium 1 bungkus 5 kg, 1 bungkus minyak goring 1 liter, 1 kaleng sarden 155 gram, 1 kaleng susu kaleng 370 gram, 1 bungkus teh celup, 1 bungkus gula 1 kg, 1 bungkus kopi bubuk 165 gram, dan 5 bungkus mie instan.
Seorang warga penerima paket sembako dari Desa Cikahuripan Lembang, Kandi saat diwawancarai mengucapkan terima kasih banyak kepada TNI. “Ini sangat membantu kami masyarakat kecil yang ada di perkampungan dan ini bisa untuk makan kami selama sebulan,” katanya.
Selain pembagian 2.000 paket sembako, kegiatan ini juga diisi dengan bakti kesehatan pengobatan massal. “Kami merasa bersyukur dan berterimakasih kepada TNI karena bisa berobat gratis dan mendapat obat-obatan untuk persediaan di rumah,” ucap Euis, warga Parongpong yang disapa Panglima TNI saat mengikuti pengobatan massal.
Setelah pembagian sembako dan bakti kesehatan, kegiatan berlanjut dengan acara penanaman pohon untuk menjaga kelestarian alam. Beberapa jenis pohon yang ditanam di antaranya, pohon nangka, pohon mangga, pohon petai dan pohon srikaya.

Di sela-sela kegiatan ini, Panglima TNI bersama Pejabat Utama (PJU) TNI juga melakukan kegiatan offroad. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan agar para pejabat TNI bisa lebih menanamkan kecintaan kepada alam dan mengenal petualangan dengan kendaraan yang ramah lingkungan.
Kegiatan offroad ini juga sangat bermanfaat bagi prajurit militer karena bisa melatih adrenalin agar lebih semangat dan bergairah. Offroad juga bisa memacu keberanian melewati jalanan dan berusaha menaklukkannya. Dengan latihan seperti ini, keberanian otomatis akan terpupuk sehingga semakin berani juga waspada menghadapi segala persoalan.
Selain itu, kegiatan offroad juga berpotensi untuk membuka celah daerah yang terisolir. Dengan mengeksplorasi daerah-daerah tak berpenghuni, maka daerah yang terisolir bisa dijangkau dan diketahui keberadaannya. Hal ini bisa bermanfaat untuk membuka lahan baru.
Turut juga hadir mendampingi Panglima TNI di kegiatan ini, KSAL, KSAU, Wakil KSAD, Irjen TNI, Pangkogabwilhan I, Pangkogabwilhan III, Dansesko TNI, Danjen Akademi TNI, Kabais TNI, Dankodiklat TNI, Koorsahli Panglima TNI dan para Asisten Panglima TNI, Pangdam III/Slw, Kapolda Jabar dan Bupati Bandung Barat. Bembo












