Kebayoran Baru – TNI – Polri menggelar pertunjukan wayang kulit dengan lakon “Wahyu Makutharama”, yang diprakarsai Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (3/2/2023) dimulai sejak pukul 20.00 WIB.
Hadir dalam acara, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Wakasad Letjen TNI Agus Subiyanto dan Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali bersama Menteri ATR/Kepala BPN Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, Menpan RB Azwar Anas, Ketua MPR Bambang Soesatyo dan pejabat utama TNI – Polri serta masyarakat.
Yang menarik pertunjukan dibawakan oleh dalang anggota TNI-Polri yaitu Ki Harso Widisantoso, anggota TNI AL dan Ki Sri Kuncoro anggota Brimob Polri, serta Ki Yanto dan Ki Bayu Aji Pamungkas, dengan sinden Elisha, Endah Laras, Iis Sugiarto dan Gareng Semarang.
Acara diawali dengan ramah tamah, para hadirin dan undangan serta masyarakat menyantap hidangan yang disediakan, disiapkan juga angkringan yang dapat dinikmati sambil menonton pertunjukan.
Pertunjukan wayang kulit ini juga dapat disaksikan secara streaming via Youtube, dengan pemandu acara Asih dan Ragil. Selain itu di tiap Polres seluruh Indonesia juga menggelar kegiatan nonton bareng pertunjukan bersama dengan aparat TNI.
Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pagelaran wayang kulit ini adalah kelanjutan dari pelaksanaan pagelaran wayang orang bersama TNI-Polri yang digelar di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada 15 Januari 2023.
“Kegiatan hari ini melanjutkan kegiatan dalam rangka memperkuat soliditas TNI-Polri yang selama ini sudah terjalin dengan baik, kompak dan harapan kita tentunya soliditas TNI Polri ini tentunya akan sangat bermanfaat,” ujar Sigit kepada wartawan.
Dalam kesempatan yang sama, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono mengapresiasi Kapolri karena telah menyelenggarakan pagelaran wayang kulit sebagai kelanjutan dari wayang orang yang telah digelar sebelumnya.
“Ini adalah wujud kelanjutan dari sinergitas TNI-Polri. Sinergitas tidak hanya menjaga kedaulatan dan kemanan negara saja, juga menjaga kedaulatan budaya, wayang kulit adalah budaya asli indonesia yang harus kita lestarikan,” tambah Yudo.
Yudo menegaskan, kegiatan ini merupakan cara melestarikan budaya asli Indonesia. Ia juga mengajak masyarakat agar terus melestariskan budaya asli Indonesia termasuk wayang. “Mari kita lestarikan, kita sosialisasikan kepada generasi penerus supaya budaya wayang ini dapat menjadi kebanggan bangsa Indonesia,” tandasnya. *ferry












