Berita  

Menag Nasaruddin Umar Kunjungi Stand UMKM DOMYADHU pada Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 2026

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar mengunjungi stand UMKM LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (DOMYADHU) saat kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026 yang digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2026). Foto: Noval Nurhadi/TOPIKONLINE.CO.ID
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar mengunjungi stand UMKM LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (DOMYADHU) saat kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026 yang digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2026). Foto: Noval Nurhadi/TOPIKONLINE.CO.ID

TOPIKONLINE.CO.ID – Jakarta: Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mengunjungi stand UMKM LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (DOMYADHU) sebelum memasuki ruang utama kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026 yang digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2026).

Dalam kunjungannya, Menag menyempatkan diri menyapa para pengelola stand dan menanyakan sejumlah produk UMKM binaan yang dipamerkan. Beberapa produk yang menarik perhatian Nasaruddin Umar di antaranya basreng, kue bawang, dan sambal baby cumi.

Berdasarkan pantauan tim publikasi LAZNAS DOMYADHU, Menag hadir didampingi istrinya, Helmi Halimatul Udhma, serta sejumlah pejabat tinggi Kementerian Agama. Pada kesempatan tersebut, Nasaruddin Umar tampak mengenakan peci hitam, baju abu-abu, dan sarung berwarna senada.

Kegiatan bertema “Festival Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri” itu diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya secara bersama-sama. Setelah pembukaan, Menag menyerahkan bantuan kepada sejumlah anak yatim yang hadir dalam acara tersebut.

Dalam kegiatan yang diselenggarakan Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI tersebut, DOMYADHU menghadirkan 50 anak yatim binaan dari asrama asuh dan lingkungan binaan sebagai bentuk dukungan terhadap ruang partisipasi anak-anak yatim dan dhuafa dalam agenda nasional.

Sebelumnya, Direktur LAZNAS DOMYADHU, Iik Iksandi, mengatakan keikutsertaan anak-anak binaan tidak hanya untuk menghadiri acara, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran dalam membangun kepercayaan diri, keberanian menyampaikan gagasan, serta menumbuhkan semangat berkontribusi bagi bangsa.

“Kami membawa 50 anak binaan bukan hanya untuk hadir, tetapi untuk belajar mengambil ruang dengan percaya diri. Mereka memiliki kemampuan, harapan, dan pesan yang layak didengar. Kehadiran Dai Cilik DOMYADHU dalam pembacaan Pesan Anak untuk Negeri menjadi simbol bahwa anak yatim dan dhuafa tidak cukup diposisikan sebagai penerima bantuan, melainkan generasi yang perlu dibina, didampingi, dan diberi kesempatan untuk tumbuh,” ujar Iik.

Partisipasi DOMYADHU dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen lembaga dalam mendorong pemberdayaan anak yatim dan dhuafa melalui pendidikan, pembinaan karakter, serta penguatan kapasitas agar mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa.