TOPIKONLINE.CO.ID -Jakarta – Korlantas Polri melepas Irjen Pol. Purn Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. yang memasuki masa purna bakti di Lapangan Korlantas Polri, Senin (31/8/2026). Irjen Pol. Agus memimpin Korlantas Polri pada periode 2025-2026.
Dalam upacara purna bakti hadir Kakorlantas Irjen Pol. Wibowo beserta Pejabat Utama (PJU) Korlantas Polri.
Irjen Pol. Agus berpesan kepada seluruh keluarga besar Korlantas Polri untuk terus menjaga marwah Polantas, memperkuat soliditas, serta mengedepankan pelayanan humanis kepada masyarakat.
Irjen Pol. Agus juga meminta seluruh personel menjaga kekompakan dan menghindari konflik di lingkungan organisasi. Menurutnya, setiap persoalan harus dikomunikasikan dengan baik demi menjaga soliditas Korlantas Polri.
“Tidak boleh ada konflik, baik di tingkat pimpinan maupun di tingkat direktur. Komunikasikan dengan baik,” ujar Irjen Pol. Agus saat upacara pelepasan Purna Bakti di Lapangan Korlantas Polri, Jakarta, Senin (31/8/2026).
Selain soliditas, Irjen Pol. Agus mengingatkan personel agar mengedepankan pendekatan yang humanis kepada masyarakat dalam menjalankan tugas.
“Baju Polantas bukan sekadar seragam. Itu adalah janji kepada masyarakat bahwa seragammu adalah cahaya bagi mereka yang membutuhkan pertolongan di jalan,” tuturnya.
Menurutnya, perkembangan teknologi dalam pelayanan lalu lintas, termasuk Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), harus terus didukung. Namun, teknologi tetap harus diimbangi dengan sentuhan kemanusiaan dari personel di lapangan.
“Teknologi akan terus berganti makin canggih, namun kehangatan senyum, ketulusan menolong, dan keteladanan anggota di lapangan adalah jiwa sejati Polantas yang tak tergantikan,” ujar Irjen Pol. Agus.
Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol. Agus juga menyampaikan apresiasi atas kebersamaan seluruh jajaran Korlantas Polri selama dirinya menjalankan pengabdian. Ia berharap berbagai program dan transformasi yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan.
Ia menegaskan, purna bakti bukan berarti berakhirnya kecintaan terhadap Korlantas Polri. Dukungan terhadap kemajuan Polantas akan tetap diberikan meski dirinya telah berada di luar institusi.
“Perjalanan panjang ini mengajarkan saya bahwa yang akan diingat masyarakat bukan pangkat di pundak kita, tetapi cara kita memperlakukan masyarakat,” katanya.












