Metro  

Latgulben Korem 061/SK Resmi Ditutup

Topikonline, Bogor – Latihan Penanggulangan Bencana Alam Korem 061/Surya Kencana TA. 2021 resmi ditutup, Jumat (29/10/2021). Kegiatan Latgulben yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut, bertempat di Perumahan Graha Grande, Jembatan 1 Jln. Raya Cilebut RT 004/008 Sukaresmi, Tanah Sareal, kota Bogor.

Acara penutupan Latgulben Korem 061/SK, dipimpin oleh Kolonel Inf Mahesa Fitriadi selaku Kasrem 061/SK, mewakili Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi.

Kegiatan Latgulben kali ini mengusung tema “Satgas PRCPB Korem 061/SK Melaksanakan Operasi Membantu Penanggulangan Bencana Alam di Kota Bogor”.

Dalam sambutannya, Danrem 061/SK mengucapkan terima kasih kepada para pelatih dan peserta yang telah mengikuti Latgulben. Kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik dan semua peserta melakukannya dengan semangat tanpa kerugian personel dan materi.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa selama pelaksanaan latihan baik itu pemberian teori maupun pelaksanaan latihan dapat diterima dengan baik, sehingga ilmu yang didapat selama latihan dapat diaplikasikan di lapangan saat terjadi bencana di wilayah binaan.

“Penanggulangan bencana harus dilakukan secara efektif, cepat dan tepat untuk mengurangi korban jiwa akibat bencana. Secara umum saya melihat latihan simulasi bencana alam ini dapat berjalan dengan baik dan lancar di mana para peserta terlihat sangat bersemangat saat mengikuti latihan meskipun masih kekurangan dalam latihan maupun koordinasi di semua bagian yang terlibat dalam pelaksanaan latihan,” ujarnya.

Menurut Fauzi, penilaian suatu latihan tidak diukur dari selesainya suatu kegiatan akan tetapi diukur dari kemampuan para prajurit dan organisasi bencana yang lain dalam menyelesaikan tugas-tugasnya yang diberikan pada saat terjadinya bencana alam di wilayah Korem 061/Surya Kencana.

Tujuan dari latihan penanggulangan bencana alam yang dilakukankan ini, lanjut Fauzi, adalah untuk memberikan gambaran yang nyata di lapangan. “Sehingga kita semua mengetahui apa yang harus dikerjakan apa yang dibutuhkan serta koordinasi kemana jika bencana alam terjadi, semua tentunya harus sesuai dengan prosedur komando dan staf sehingga dapat berjalan sesuai dengan mekanisme yang ada,” tegasnya.

“Saya berterima kasih kepada penyelenggara dan peserta latihan yang sudah melaksanakan latihan penanggulangan bencana alam dengan baik dan saya berharap agar semuanya kembali ke satuan masing-masing dalam keadaan sehat dan aman,” pungkasnya. *fer

Tinggalkan Balasan