Kasdim 0505/JT Sampaikan Pemahaman Ideologi Bangsa 

Cakung – Kasdim 0505/Jakarta Timur Letkol Inf Ali Cahyono menyampaikan materi tentang pemahaman ideologi bangsa dalam membangun karakter Pancasila, di Sekretariat RW 13, Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (23/6/2022).

Hal ini dilakukan dalam rangka peningkatan pemahaman ideologi bangsa dalam rangka membangun karakter anak bangsa berjiwa Pancasila yang diselenggarakan Kesbangpol Walikota Administrasi Jakarta Timur.

Bacaan Lainnya

Kasub Kesbangpol Jaktim Achmad Jani Rivai Yusuf dalam sambutannya berharap para peserta dapat lebih meningkatkan pemahamannya terhadap ideologi bangsa dan menjadi benteng Pancasila terdepan di lingkungan masyarakat.

Sebagai narasumber, Letkol Inf Ali Cahyono menyampaikan materi berjudul, aktualisasi bela negara dalam menjawab tantangan Global, dan Hamid Mas’ud menyampaikan materi berjudul mewujudkan ketahanan ideologi sebagai basis terciptanya ketahanan nasional, serta Nieke Masruchiyah dengan materi berjudul, peran keluarga dalam membumikan nilai-nilai Pancasila sebagai upaya pencegahan radikalisme dan terorisme.

Menurut Kasdim 0505/JT Letkol Inf Ali Cahyono, ideologi negara sebagai perangkat gagasan atau konsep berpikir negara adalah sebagai tatanan nilai yang diharapkan dapat diaktualisasi dengan baik oleh negara yang direpresentasikan pemerintah dan juga oleh warga negara.

“Ideologi tersebut pada dasarnya merupakan nilai-nilai yang disepakati bersama untuk dijadikan pedoman dalam bersikap dan berperilaku sebagai
identitas negara serta seluruh warga negara,” ujarnya, dalam acara yang juga dihadiri Camat Cakung Fajar Eko tersebut.

Lenih lanjut dikatakan Ali, ideologi sangat menentukan eksistensi suatu negara yang dijadikan pedoman tersebut berisikan nilai-nilai yang baik memiliki peradaban yang membanggakan sekaligus membawa ke kehidupan ideal yang dicita-citakan dalam berbagai dimensi kehidupan meliputi bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. “Ideologi memainkan peran sentral dan dibentuk sebagai kerangka kerja mental yang mendominasi pemikiran sosial suatu masyarakat,” katanya.

Ali juga menjelaskan, globalisasi sebagai sebuah realitas tidak dapat dihindari. Globalisasi membentuk hubungan lintas negara dan lalu lintas tersebut memperlihatkan adanya ketergantungan satu dengan yang lain serta untuk saling membutuhkan dan melengkapi.

Pada satu sisi, ungkap Ali, perkembangan telah
memberi dampak positif dan negara dapat merasakan manfaatnya. Dengan perkembangan
sistem teknologi, informasi, komunikasi, dan transportasi, negara diberikan kemudahan dalam melakukan berbagai kegiatan yang terkait dengan perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi pelaksanaan pembangunan.

“Berbagai hal yang menjadi prioritas pemerintah baik pusat maupun daerah dapat dicermati masyarakat seperti contoh, melalui media dengan mudah dapat dilihat serta diketahui hal-hal yang menjadi program pemerintah, baik dalam jangka panjang, jangka menengah, maupun
jangka pendek, sehingga kedepan seluruh warga masyarakat dapat berlomba untuk kemajuan daerahnya masing-masing,” pungkasnya. *fer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *