Ekbis  

HUT RI ke 76, Danrem 061/Suryakencana Bacakan Ikrar Kebangsaan

Bogor – Danrem 061/Suryakencana Brigjen TNI Achmad Fauzi memimpin upacara pengibaran bendera Merah Putih dan Doa Bersama Lintas Agama bersama Forkopimda Kota Bogor, yang dilaksanakan di Tugu Kujang Tegal Lega, Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (17/8/2021).

Prosesi tersebut diikuti oleh Wali Kota Bogor
Bima Arya Sugiarto, Ketua DPRD Kita Bogor H. Atang Trisnanto, Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf Roby Bulan, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Wakil Wali Kota Bogor H Dedie A Rachim, Sekda Kota Bogor Syarifah Sopiah, Dandenpom III/1 Bogor Letkol CPM Sutrisno, Kajari Kota Bogor Sekti Anggraeni, Ka PN Kota Bogor Nenny Yulianny, Perwakilan Tokoh Agama, Guntur (Bogor Sahabat), Anwar (Ketua Festival Merah Putih).

Pada kesempatan tersebut, Achmad Fauzi juga membacakan Ikrar Kebangsaan yang diikuti oleh hadirin yaitu, Memegang Teguh Pancasila dan UUD 1945, Merajut kebinekaan dalam bingkai NKRI guna mewujudkan dan membangun bangsa yang aman dan damai, Berperan aktif dalam pembangunan nasional untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan, Menolak segala bentuk intoleransi, kekerasan Radikalisme dan Terorisme, Mencintai NKRI dengan segenap Jiwa Raga.

Menurut Fauzi, pada pelaksanaan Upacara Pengibaran Sang Saka Merah Putih di Tugu Kujang dalam rangka memperingati HUT RI Ke 76 tingkat Kota Bogor tetap melaksanakan Protkes yang ketat. Yang mana kegiatan ini dilaksanakan oleh semua Golongan, semua Suku, semua Agama dan Ras.

“Situasi saat ini sudah jelas keadaannya sudah semakin membaik, mari kita laksanakan kegiatan dengan sebaik-baiknya,
mari kita bersatu padu untuk Indonesia lebih baik lagi, Mari kita kobarkan semangat dengan keyakinan, ada harapan yang lebih lagi menatap kedepan, yang harus kita hadapi dengan keyakinan yang kuat,” tegasnya.

Fauzi juga mengingatkan bahwa yang lebih penting adalah perlunya dukungan dari semua masyarakat dalam pelaksanaan Serbuan Vaksinasi Nasional, karena vaksin sangat penting untuk meningkatkan imunitas tubuh seseorang dan juga menjaga kekebalan kelompok.

Berdasarkan data yang masuk, untuk Kota Bogor, baru 50 persen yang sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19, artinya masih separuhnya lagi yang harus melakukan vaksinasi.

Pada kesempatan ini, Fauzi juga menyampaikan terima kasih kepada para relawan dari Festival Merah Putih kemudian dari Bobat, Vihara Dhanagun, Pramuka, Paskibraka dan relawan yang lainnya yang telah membantu dalam pelaksanaan serbuan Vaksinasi. “Kita harapkan di akhir bulan September vaksinasi bisa selesai,” katanya.

Ia juga mengajak hadirin dan warga masyarakat bersama-sama berupaya bagaimana menciptakan situasi yang lebih baik dengan saling menjaga saling melindungi dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan yang baik dan benar.

“Semoga Pandemi Covid-19 ini segera berakhir sehingga kita bisa menyesuaikan dengan kegiatan-kegiatan berikutnya. Dengan semangat dan rasa persatuan kesatuan 17 Agustus ini dan dengan semangat peringatan Hari Kemerdekaan RI mari kita sama-sama bahu-membahu mari kita sama-sama meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan, mari kita sama-sama menjaga rasa toleransi, mari kita sama-sama berbuat terbaik membangun Indonesia yang lebih baik. Ada harapan di tahun 2045 menjadi Negara Indonesia Emas, Salam Indonesia Sehat Salam Indonesia Hebat, Salam Indonesia Tangguh dan Tumbuh,” pungkasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pengibaran bendera di Balai Kota Bogor dengan Inspektur Upacara Wali Kota Bogor Bima Arya, dan Komandan Upacara dikendalikan oleh AKP Rizki Sawaluddin Akbar selaku Wakasat Lantas Polresta Bogor.

Bima Arya dalam sambutannya mengatakan, tidak ada nikmat yang layak kita syukuri, dimana sekarang bangsa kita dan Kota Bogor memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI yang ke 76 dan itu adalah anugrah dari Allah SWT.

“Pekikan Merdeka dari jaman penjajahan sampai sekarang adalah sama, dulu ketika para pendiri bangsa tidak ada modal apapun yaitu modal optimisme dan persatuan, dan itu adalah satu kesatuan, dan itu didorong dari semangat perjuangan, kini kita berjuang dengan Covid-19 dan tidak ada Negara manapun yang tidak berjuang dalam menangani Covid-19.

Bima juga menyampaikan terima kasih kepada semua unsur Forkopimda, relawan dan tenaga kesehatan yang telah berjuang dalam menangani Covid-19,

Ia pun menyebutkan sekitar 64 persen penghasilan warga Kota Bogor menurun drastis, sisanya kehilangan pendapatan dan beberapa anak kehilangan orang tuanya disebabkan meninggal akibat dari Covid-19.

“Dan saya perintahkan kepada ASN Kota Bogor agar membantu masyarakat dan turun langsung ke masyarakatnya,” ucapnya. fer

Tinggalkan Balasan