Makassar – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo terjun langsung meninjau lokasi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, yang terjadi Minggu (28/03/2021) pagi sekitar pukul 10.28 Wita.
Setibanya di Lanud Hassanudin pada pukul 19.53 Wita, Panglima TNI dan Kapolri langsung bergegas menuju lokasi TKP Gereja Katedral Makassar yang sedang digelar olah TKP, berdialog dengan pejabat TNI Polri setempat.
Sigit menyebutkan, terduga pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Kota Makassar sebanyak dua orang sudah meninggal dunia, merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan pernah melaksanakan operasi terorisme di Jolo, Filipina pada 2018 lalu.
“Sudah kita dapatkan inisial L, (pelaku). yang bersangkutan merupakan kelompok dari beberapa pelaku yang beberapa waktu lalu, telah kita amankan dan akan kita tindaklanjuti untuk pemeriksaan terkait DNA yang bersangkutan agar bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” ujar Kapolri didampingi Panglima TNI.
Aksi pengeboman itu, lanjut Sigit, menggunakan bom panci dan merupakan society bomber, untuk terduga pelaku bom bunuh diri tersebut sebanyak dua orang sudah meninggal dunia, dan 19 orang jemaat serta petugas keamanan atau Satpam luka-luka dan dirawat di RS Bhayangkara.
“Saya harapkan masyarakat seluruhnya tenang, dan tidak panik. Kami polisi Densus terus mengikuti gerakan mereka. Saya perintahkan Kepala Densus, lakukan apa bisa dilakukan, apapun itu. Jangan sampai ada ledakan lagi. Jadi masyarakat harus diamankan, tangkap mereka, lakukan tindakan tegas, kalau mereka melawan,” tegas Sigit.
Sementara Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa TNI siap mendukung Polri dalam menindak tegas seluruh aktor dan kelompok yang bertanggung jawab terhadap aksi ini.
Selanjutnya Panglima TNI dan Kapolri bertolak menuju RS Bhayangkara Makassar untuk menemui dan berdialog dengan para korban serta menyampaikan simpatik yang mendalam.
Turut serta mendampingi kegiatan Kapolri dan Panglima TNI, Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Merdisyam, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka bersama jajaran, serta Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. fer












