Daerah  

Danrem Suryakancana Pimpin Rakor Forkopimda Penanganan Covid-19

Bogor – Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Achmad Fauzi memimpin rapat koordinasi bersama Forkopimda Kabupaten Bogor mengenai percepatan vaksinasi, bertempat di Auditorium Setda Kab. Bogor, Komplek Pemda, kelurahan Tengah, Cibinong, kabupaten Bogor, Kamis (9/9/2021).

Adapun Forkopimda yang hadir diantaranya,
Bupati Bogor Hj. Ade Munawaroh Yasin, Ketua DPRD Kab. Bogor Rudy Susmanto, Lanud Ats, di wakili oleh Letkol POM Dadan Triyana, Dandim 0621/Kab. Bogor Letkol Inf Sukur Hermanto, Kapolres Bogor AKBP Harun, Sekda Burhanudin, Kajari Kab. Bogor Agustian Sunaryo, Aspem Kesra Kab. Bogor Hadijana (Ketua Sekretariat Satgas Covid-19), Kepala Kemenag Kab. Bogor Abas Resmana, Kadinkes Kab. Bogor Mike Kaltarina, Kadiskominfo Irwan Purnawan, Kasat Pol PP Kab. Bogor Agus Ridallah, Kakesbangpol Kab. Bogor Bambang W Tawekal, Wadir Pelayanan RSUD Cibinong Fusia Mediawaty, Direktur PT. Pasar Tohaga Haris Setiawan, Danramil se-Kab.Bogor, selaku Satgas Tingkat Kecamatan, Kapolsek se-Kab. Bogor, selaku Satgas Tingkat Kecamatan, Camat se Kab. Bogor selaku Ketua Satgas Covid-19 tingkat Kecamatan, Kepala Puskesmas se-Kab. Bogor, dan juga Anggota Sekretariat Satgas Covid-19 Kab. Bogor

Pembukaan rapat dibuka oleh Sekda Kab. Bogor Burhanuddin, yang dilanjutkan penampilan sambutan dari Presiden Joko Widodo, yang menyampaikan bahwa sampai saat ini Pandemi Covid-19 belum selesai, oleh karena itu Ia meminta kepada Forkopimda agar terus bekerja keras dalam penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi. Dan dikarenakan banyaknya aspirasi masyarakat yang ingin kegiatan masyarakat dilonggarkan. Namun Kuncinya ada 2 yaitu Percepatan Vaksinasi dan Disiplin Prokes.

Sementara Asisten Pemerintahan Kab. Bogor/Ketua Satgas Covid-19 Kab. Bogor Hadijana dalam sambutannya mengajak seluruh komponen agar dapat mengoptimalkan pelaksanaan Vaksinasi dengan melaksanakan vaksinasi setiap hari bahkan hari Sabtu dan Minggu di puskesmas dan tempat-tempat yang memadai di setiap Kecamatan, karena target pelaksanaan vaksinasi harus mencapai 100.000 orang/hari.

Saat yang sama Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi mengatakan, ada atensi langsung dari Presiden Jokowi untuk wilayah Kab. Bogor yaitu memaksimalkan vaksinasi, pemindahan isoman ke isoter dan Tracing.

“Pelaksanaan Vaksinasi di Kab. Bogor masih dibawah 20 persen dan tempat-tempat Isoter masih minim keterisian. Oleh karena itu Korem 061/Sk terus melakukan percepatan Serbuan Vaksinasi Covid-19 dan Go Vaksinasi. Dan Sampai dengan saat ini Korem 061 telah melaksanakan vaksinasi sebanyak 381.000. dan hari ini Korem 061/Sk telah memvaksinasi 9.600 orang,” ujarnya.

“Mari kita bekerjasama dalam menangani pandemi ini, dimana Kab. Bogor mampu bersama-sama dalam menjalankan tugas terutama pelaksanaan vaksinasi, isoter dan penegakan prokes,” tandasnya.

Dari Lanud Atang Sanjaya yang diwakili, Letkol POM Dadan Triyana menyampaikan bahwa Lanud ATS selama ini telah melaksanakan vaksinasi yang didukung oleh Dinkes Kab. Bogor, Denkes AD dan Korem 061/SK. “Lanud ATS siap mendukung dalam program Serbuan Vaksinasi, dan tolong sampaikan kepada warganya untuk datang ke sentra Vaksinasi ditempat kami,” sambungnya.

Sedangkan Dandim 0621/Kab. Bogor Letkol Inf Sukur Hermanto menyampaikan, dalam pelaksanaan vaksinasi butuh kerjasama, kecepatan dan kerja keras. “Warga kita sekitar 4 juta lebih dikali 2 dengan total 8 Juta warga Kab. Bogor yang harus menerima vaksinasi. Angka tersebut tidak bisa didiamkam, harus dikerjakan karena saat ini vaksin sudah dipenuhi,” terangnya.

Dan Kapolres Bogor AKBP Harun menyampaikan bahwa Kab. Bogor memiliki tantangan yang besar dibandingkan dengan Kabupaten lainnya, karena kita memiliki jumlah penduduk yang besar. Tentunya pelaksanaan Vaksinasi sudah diupayakan maksimal, namun hasilnya belum maksimal.

“Untuk mencapai target vaksinasi, kita harus menghitung jumlah vaksinator, tempat yang representatif. Kita masih di PPKM Level 3, maka masih belum diperbolehkan untuk melakukan kegiatan masyarakat yang menimbulkan kerumunan,” tuturnya.

Harun berharap, pemindahan Isoman ke tempat Isoter yang telah disiapkan oleh pemerintah untuk mencegah penyebaran yang lebih luas dapat berjalan dengan lancar dan aman.

Bupati Bogor Ade Yasin menyampaikan, trend kasus konfirmasi positif di Kabupaten Bogor terus mengalami penurunan. Sejak Agustus, kasus positif terus mengalami penurunan bahkan bulan September ini kasus harian di bawah 70 terkonfirmasi. Dan hingga 8 September jumlah kasus sembuh lebih besar dari pada kasus baru.

Ade juga mengimbau para Camat agar tetap disiplin penerapan protokol kesehatan. Ketentuan PPKM level 3 tetap menjadi acuan kegiatan yang menimbulkan kerumunan agar dihindari, upayakan isolasi terpusat, percepatan vaksin selain penerapan protokol kesehatan.

“Vaksinasi merupakan solusi untuk kita sama sama terbebas dari pandemi. Pemerintah Pusat menargetkan Kabupaten Bogor untuk melaksanakan vaksinasi 4.225.790 orang atau sebanyak 8.451.580 dosis sampai dengan Desember 2021,” ujarnya.

Selanjutnya Bupati menyampaikan bahwa Sekda agar mengevaluasi Camat dan Kepala Puskesmas yang tidak memenuhi target capaian, juga kepada Dandim dan Kapolres mengevaluasi jajarannya untuk percepatan capaian target pemerintah pusat, maka Kabupaten Bogor akan menargetkan capaian vaksin 120.000 perhari. *fer

Tinggalkan Balasan