Bogor – Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Ahmad Fauzi, hari ini Selasa (21/9/2021), meninjau Serbuan Vaksinasi di 2 lokasi, di Puri Mandiri, Cikopo Selatan, desa Sukamahi, kecamatan Megamendung, kabupaten Bogor dan Serbuan Vaksinasi Massal di Puri Begawan, Bogor Timur, Kota Bogor.
Fauzi juga menghadiri sekaligus melakukan peninjauan dan pengecekan Acara Serbuan Vaksinasi Massal Serta Bhakti Sosial Nusantara AKABRI 1998, di Puri Begawan, Bogor Timur, kota Bogor, dengan penyelenggara Alumni Akabri 98, RS Bhayangkara Kota Bogor dan Dinkes Kota Bogor.
“Target vaksinasi disini yaitu untuk 1.000 orang, yang mana jumlah terbagi menjadi dua yaitu untuk dosis pertama dan vaksin yang digunakan adalah vaksin Pfizer, dan sebagian lagi yaitu vaksinasi tahap kedua, dan untuk dosis kedua vaksin yang digunakan adalah vaksin sinnovac, kami berharap semoga target 1000 orang bisa tercapai,” ujar Fauzi kepada wartawan, di Puri Mandiri.
Fauzi menyampaikan, kemarin Pemkab Bogor telah menambahkan 5 sentral vaksinasi di daerah yang termasuk dalam 3t (terpencil, terisolasi atau terasing) yaitu, 2 sentral di Citeureup, 1 sentral di Cibinong, 1 di Gunung Putri, dan 1 sentral di Cileungsi.
“Terkait hal itu kami akan melakukan vaksinasi secara door to door, mudah-mudahan di setiap sentral vaksinasi bisa mencapai 3.000 sampai 5.000 warga masyarakat yang tervaksin. Paling tidak tiap harinya 20 sampai 25.000 orang warga yang tervaksin,” katanya.
Khusus di kabupaten Bogor, tutur Fauzi, kemarin sudah mencapai 17.000 orang divaksin. Dan harapannya hari ini minimal bisa mencapai 20.000.
“Kami tiga pilar yaitu TNI-Polri serta Dinkes yang saat ini terus bersinergi dalam melaksanakan vaksinasi, yang jelas kami sama-sama gencar melakukan percepatan perolehan vaksinasi atau bertempur bagaimana kita merubah perimbangan kekuatan, yang jelas kami bersama-sama melaksanakan serbuan vaksinasi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Fauzi menginformasikan bahwa sampai dengan kemarin pelaksanaan vaksinasi dosis pertama di Kabupaten Bogor sudah mencapai 1.230.000 orang atau sekitar 29 persen, dosis kedua itu masih 28 persen.
“Tentunya masih sangat jauh dari target. Oleh karena itu mari kita bersama-sama antara TNI polri dan Pemda bersama-sama sama melaksanakan percepatan vaksinasi. Intinya kita bersama-sama melaksanakan tugas bersama-sama,” tegasnya.
“Untuk kabupaten Bogor sesuai data kita masih pada PPKM Level 3, kemudian zona daerah masih kuning, namun dengan zona kuning kita harus melakukan lebih baik lagi agar kita bisa mencapai 50 persen, makanya kita harus berusaha terus untuk perolehan vaksinasi disetiap hari, fokus yang pertama daerah yang masuk dalam 3T dan ke-2 yaitu kawasan puncak, kemudian yang ketiga adalah anak pelajar,” katanya.
Fauzi berharap vaksinasi bagi pelajar dapat berjalan semaksimal mungkin hingga bisa mencapai 100 persen, untuk mendukung pemerintah dalam melaksanakan program pembelajaran tatap muka.
Sedangkan untuk Korem 061/Suryakancana pada pelaksanaan serbuan vaksinasi sudah mencapai 531.604 orang.
“Kami berharap mungkin dua minggu ini kita bisa mencapai 600.000. kami berharap mudah-mudahan serbuan vaksinasi covid-19 bisa mencapai 1 juta, artinya kami dapat penuhi dan membantu dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pelaksanaan serbuan vaksinasi gelaran Korem 061/SK cukup lancar, mari kita bersama-sama supaya kita bisa memutus rantai penyebaran covid,” tandasnya.
Pada vaksinasi massal Akabri 1998, juga dilaksanakan Bhakti Sosial yaitu penyaluran Bantuan Sosial berupa paket Sembako terhadap masyarakat yang sudah divaksin.
Kemudian Fauzi didampingi Forkopimda Kota Bogor dan perwakilan Akabri 1998 mengikuti video conference bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, dalam rangka Kegiatan Vaksinasi dan Bhakti Sosial Akabri 1998 yang serentak dilaksanakan dari Sabang sampai Merauke. *fer












