Manokwari – Naas benar nasib Alfred Y Rumbarar. Niat baiknya untuk menangkap pencuri yang menyatroni rumah tetangganya harus dibayar mahal dengan nyawa. Saat berduel dengan pencuri, Alfred ditikam dan mengalami luka tusuk cukup parah hingga meregang nyawa.
Kejadian ini terjadi pada Minggu (28/4) sekitar pukul 02.30 WIT. Alfred yang kala itu tengah duduk bermain gitar di kamar kosnya mendengar teriakan tetangga yang meminta tolong karena ada pencuri.
Mendengar teriakan tersebut ia lantas keluar dari kamar mengejar si pencuri bersama beberapa rekannya. Karena laju larinya cukup cepat, Alfred meninggalkan rekan-rekannya dan berhasil lebih dulu mendekati si pencuri.
Keduanya bertemu di ujung jalan masuk yang berdekatan dengan Kompleks SMPA. Ada dugaan antara Alfred dengan si pencuri sudah saling mengenal. Pasalnya, sejumlah saksi mata melihat sempat terjadi perdebatan di antara keduanya sebelum berduel.
Tak berapa lama setelah duel, Alfred lantas berlari mundur menyambangi rekan-rekannya yang turut mengejar si pencuri. Kepada rekannya ia mengaku mengalami luka tusuk.
Melihat kondisi Alfred yang bersimbah darah, beberapa warga langsung melarikannya ke RSAL Ashar Zhair Manokwari untuk mendapatkan pengobatan.
Namun karena lukanya cukup parah nyawanya pun tak tertolong. Alfred mengembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 16.00 WIT setelah mendapatkan perawatan intensif.
Ayah korban, Mikael Rumbarar mengatakan, sesaat sebelum meninggal anaknya sempat memberitahukan identitas pencuri yang menikam dirinya.
Atas dasar informasi tersebut, pihak keluarga segera membuat laporan ke polisi dengan harapan si pencuri bisa segera ditangkap.
“Tapi jujur kami kecewa karena laporan kami sudah tiga kali berturut-turut tak mendapat respons yang baik dari polisi. Jika polisi tak segera bertindak, kami dari keluarga yang akan bertindaksendiri untuk menangkapnya,” aku Mikael geram.
Sementara itu, berdasarkan rekaman CCTV dari rumah yang berdekatan dengan lokasi kejadian, terlihat ada tujuh orang yang memegang minuman keras produksi lokal.
Namun wajah mereka terlihat agak gelap dan satu di antaranya diduga kuat adalah pelaku yang menikam Alfred hingga tewas. red












