TOPIKONLINE.CO.ID – Depok: LAZNAS Dompet Yatim dan Dhuafa (DOMYADHU) siap berpartisipasi dalam kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026 yang diselenggarakan Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama RI, di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2026).
Dalam kegiatan bertema “Festival Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri” tersebut, DOMYADHU akan menghadirkan 50 anak yatim binaan dari asrama asuh dan lingkungan binaan sebagai bentuk dukungan terhadap ruang partisipasi anak-anak yatim dan dhuafa dalam agenda nasional.
Direktur LAZNAS DOMYADHU, Iik Iksandi, mengatakan keikutsertaan anak-anak binaan bukan sekadar menghadiri acara, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk membangun kepercayaan diri, keberanian menyampaikan gagasan, serta menumbuhkan semangat berkontribusi bagi bangsa.
“Kami membawa 50 anak binaan bukan hanya untuk hadir, tetapi untuk belajar mengambil ruang dengan percaya diri. Mereka memiliki kemampuan, harapan, dan pesan yang layak didengar. Kehadiran Dai Cilik DOMYADHU dalam pembacaan Pesan Anak untuk Negeri menjadi simbol bahwa anak yatim dan dhuafa tidak cukup diposisikan sebagai penerima bantuan, melainkan generasi yang perlu dibina, didampingi, dan diberi kesempatan untuk tumbuh,” ujar Iik, Rabu (24/6/2026).
Rombongan peserta dijadwalkan berkumpul di Asrama DOMYADHU Lebak Bulus, Jakarta Selatan, sebelum berangkat menuju lokasi kegiatan pada pukul 07.00 WIB.
Menurut Iik, kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas menjadi ruang bersama bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas untuk menunjukkan potensi, menyampaikan aspirasi, serta menampilkan karya dan harapan mereka kepada masyarakat luas.
Partisipasi dalam kegiatan tersebut juga sejalan dengan komitmen DOMYADHU dalam menjalankan pembinaan berkelanjutan bagi anak yatim dan dhuafa. Melalui asrama asuh dan lingkungan binaan, DOMYADHU mendampingi anak-anak sejak usia dini hingga perguruan tinggi melalui program pendidikan, penguatan karakter, keterampilan hidup, kepemimpinan, hingga persiapan menuju kemandirian.
“Komitmen kami adalah mendampingi mereka secara berjenjang melalui pendidikan, penguatan karakter, dan pembukaan akses masa depan agar kelak mampu mandiri serta memberi manfaat bagi masyarakat,” kata dia.
DOMYADHU berharap momentum Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 2026 dapat memperkuat kesadaran masyarakat bahwa anak yatim dan dhuafa merupakan generasi yang memiliki potensi, martabat, dan suara yang perlu didengar serta didukung bersama.
Melalui kegiatan ini, DOMYADHU juga mengajak masyarakat, donatur, dan mitra untuk bersama-sama membuka ruang tumbuh yang lebih luas bagi anak yatim dan dhuafa agar menjadi generasi yang mandiri, berdaya, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.












