Kedepankan Preemtif, Dirlantas Polda Jateng Hamble dan Dicintai Masyarakat

TOPIKONLINENEWS.CO.ID – Dirlantas Polda Jawa Tengah (Jateng) Kombes Pol Sonny Irawan dikenal humble atau ramah membuat dirinya sangat dihormati dan dicintai oleh masyarakat.

Sonny Akpol 1997 Batalyon Wira Pratama ini sebelumnya menjabat sebagai Dirlantas Polda Kalimantan Timur.

Diketahui Kombes Pol Sonny Irawan selalu mengingatkan anak buahnya agar memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Pesan ini selalu dia komunikasikan dengan tutur kata dan nada bicara yang lembut, namun tegas.

Sebagai pimpinan, dirinya benar-benar tak mau ada anak buahnya yang buat kesalahan, sehingga ia mengingatkan anak buah agar berbuat baik.

Kemudian Sonny selalu siap-siaga dalam melaksanakan tugas. Implementasi dari kebiasaannya memberikan nasihat dan masukan dalam bertugas.

Sonny mengapresiasinya terhadap kejujuran Aipda Mujianto, salah satu anggota Satlantas Polresta Balikpapan. Aipda Mujianto yang tengah melaksanakan patroli menemukan dompet yang berisi uang tunai Rp2 juta dan sejumlah dokumen penting. Dompet tersebut kemudian disimpan, dan temuan ini diumumkan Aipda Mujianto ke masyarakat melalui media sosial.

Alhamdulillah, berkat medsos si pemilik dompet bernama Anshar yang merupakan pegawai Pertamina pun bisa mendapatkan kembali dompetnya, dengan isi dompet yang masih utuh.

“Saya bukan melihat nilai uangnya, tapi bagaimana seorang anggota Polri berlaku jujur, tidak mengambil yang bukan haknya,” kata Kombes Pol Sonny.

Saat memberikan arahan Operasi Zebra Candi 2024, Kombes Pol Sonny memberikan penekanan tertib berlalu lintas dengan mengadakan kegiatan edukasi ke seluruh elemen masyarakat. Selain itu, juga dilakukan sosialisasi melalui pamflet dan flyer, termasuk juga menggunakan medsos.

Dalam kegiatan Operasi Zebra Candi 2024, Kombes Pol Sonny Irawan melakukan penertiban lokasi trouble spot dan black spot. Kemudian juga melakukan penegakan hukum atau penindakan dengan selektif terhadap pelanggar lalu lintas.

“Kami tidak melakukan kegiatan penindakan yang sifatnya stasioner. Tetapi untuk pelanggaran kasat mata, dilakukan upaya penegakan hukum dengan cara yang soft approach. Pendekatan yang humanis, sopan dan santun dengan mengedepankan upaya preemtif dan preventive,” pungkas Kombes Pol Sonny.