Berita  

Tertinggal di Rest Area Tol Cipali, Pemudik Asal Indramayu Diselamatkan Polisi di Tengah Skema One Way

Indramayu,Topikonline.co id– Perjalanan mudik yang seharusnya penuh kebahagiaan berubah menjadi momen menegangkan bagi seorang pemudik, Dian Mahardian. Ia tertinggal dari rombongan keluarganya di rest area KM 130 ruas Tol Cipali, Rabu (18/3/2026) pagi, setelah turun untuk ke toilet dan menunaikan salat Subuh.

Peristiwa ini terjadi saat kendaraan yang ditumpangi Dian berhenti sejenak untuk beristirahat. Tanpa sempat memberi tahu keluarga, Dian turun dari mobil. Ia hanya membawa mukena, tisu, dan uang secukupnya—tanpa ponsel atau barang penting lainnya.

Naas, saat kembali ke lokasi parkir, kendaraan yang ditumpanginya telah meninggalkan rest area.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Indramayu, Undang Syarif Hidayat, menjelaskan bahwa situasi di dalam mobil saat itu membuat kepergian Dian tidak disadari oleh keluarga.

“Suami dan anaknya dalam kondisi tertidur, sementara sopir juga sedang berada di luar kendaraan. Jadi tidak ada yang menyadari yang bersangkutan turun,” ujarnya.

Dian sempat panik dan berusaha mencari kendaraan keluarganya di sekitar area parkir, namun tidak membuahkan hasil. Dalam kondisi kebingungan, ia kemudian menghampiri petugas kepolisian yang tengah berjaga di rest area dan meminta bantuan.

Petugas dengan sigap memberikan pertolongan, termasuk meminjamkan ponsel agar Dian dapat menghubungi keluarganya. Setelah beberapa kali percobaan, panggilan akhirnya tersambung. Dari komunikasi tersebut diketahui bahwa kendaraan keluarganya telah melaju hingga KM 139 dan baru menyadari Dian tidak berada di dalam mobil.

Di tengah penerapan rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way), kendaraan keluarga Dian tidak memungkinkan untuk kembali ke rest area. Menyikapi kondisi tersebut, petugas kepolisian mengambil langkah cepat dengan mengantar Dian menggunakan sepeda motor untuk menyusul keluarganya.

“Anggota kami langsung bergerak mengantarkan hingga yang bersangkutan bertemu kembali dengan keluarganya. Setelah itu mereka bisa melanjutkan perjalanan,” jelas Undang.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi para pemudik agar tidak lengah, terutama saat beristirahat di rest area. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan seluruh anggota keluarga telah lengkap sebelum melanjutkan perjalanan, guna menghindari kejadian serupa.

Di tengah padatnya arus mudik dan penerapan rekayasa lalu lintas, kelalaian sekecil apa pun bisa berujung pada situasi yang tak diinginkan.