Hankam  

Seskoad Pertahankan Sistem Pembelajaran Hybrid Pasca-Pandemi, Dukung Pembentukan Perwira TNI AD Adaptif

TOPIKONLINE.CO.ID – BANDUNG: Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) terus mengembangkan inovasi dalam dunia pendidikan militer dengan mempertahankan sistem pembelajaran hybrid pasca-pandemi COVID-19. Sistem ini memadukan metode pembelajaran daring (online) dan luring (offline), yang terbukti meningkatkan fleksibilitas serta efektivitas proses belajar tanpa mengurangi kualitas pembentukan karakter dan kompetensi perwira siswa, Senin (4/8/2025).

Selama pandemi, sistem hybrid menjadi solusi utama untuk menjaga kelangsungan pendidikan. Namun kini, meski pandemi telah berlalu, Seskoad tetap mengadopsi sistem tersebut sebagai bagian dari transformasi pendidikan yang berorientasi pada masa depan.

Pembelajaran daring dilaksanakan melalui berbagai platform digital, yang digunakan untuk penyampaian materi, pengumpulan tugas, serta diskusi jarak jauh. Sementara pembelajaran luring diarahkan pada kegiatan tatap muka seperti diskusi kelompok, latihan lapangan, dan pembinaan kepemimpinan secara langsung.

Tak hanya itu, Seskoad juga mengimplementasikan metode Flipped Classroom, di mana para perwira siswa diwajibkan mempelajari materi secara mandiri sebelum sesi kelas dimulai. Dengan demikian, waktu pertemuan di kelas dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk diskusi mendalam, tanya jawab, serta penerapan materi dalam bentuk studi kasus.

Melalui integrasi metode hybrid dan Flipped Classroom, Seskoad menunjukkan komitmennya untuk mencetak perwira TNI AD yang tidak hanya profesional dan berwawasan luas, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan strategis masa depan. (Penseskoad)