Daerah  

Satgas Yonif PR 328/DGH Bantu Truk yang Hampir Masuk Jurang di Muara Tami

Anggota Satgas Yonif PR 328/DGH mengaitkan kabel sling ke truk milik Satgas untuk mengeluarkan truk yang hampir masuk ke dalam jurang di Muara Tami, Jayapura, Papua.

Muara Tami – Sebuah truk lepas kendali dan mundur kebelakang hampir masuk ke dalam jurang di Muara Tami, Jayapura, Papua. Beruntung kondisi ini cepat diketahui anggota Satgas Yonif PR 328/DGH yang berada di lokasi. Dengan cekatan, para anggota Satgas langsung memberikan pertolongan untuk mencegah truk masuk ke dalam jurang.

Informasi ini disampaikan Dansatgas Yonif PR 328/DGH, Mayor Inf Erwin Iswari, dalam rilis tertulisnya yang diterima topikonline.co.id, Jumat (29/3).

Diungkapkan Dansatgas, kejadian ini terjadi pada Rabu (27/3) lalu, di tanjakan jembatan Muara Tami. Truk yang dikemudikan Marlion Simon terperosok dan hampir terjatuh ke sungai.

“Saat anggota melihat langsung kejadiannya, spontan mereka bergerak untuk memberikan pertolongan dengan dibantu beberapa personel dari Pos Muara Tami,” katanya.

Dilanjutkan Erwin, anggota yang bergerak membantu itu sebenarnya baru saja kembali dari tugas membantu korban banjir Sentani. Namun sebagai prajurit, jiwa mereka langsung terpanggil untuk membantu.

“Dengan sigap memberikan pertolongan dan segera mengevakuasi truk tersebut dengan mendereknya dan mengeluarkannya,” ujar Erwin.

“Mereka mengaitkan kabel sling ke truk milik Satgas dan akhirnya mobil tersebut dapat dikeluarkan,” tambahnya.

Dikatakannya lagi, sebagai pasukan pengamanan perbatasan ia memang selalu menekankan kepada prajuritnya agar selalu siap dalam membantu kesulitan-kesulitan rakyat, baik diminta atau tidak.

“Ini adalah komitmen dan konsekuensi kita sebagai prajurit, untuk selalu berada di tengah masyarakat,” Erwin berujar.

Sementara itu, pengemudi truk Marlion Simson mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan para anggota Satgas yang sudah menderek truk miliknya.

“Saya sangat bersyukur masih selamat. Tadi sempat truk mundur ke belakang dan terhalang oleh pembatas jalan, kalau tidak saya sudah tercebur ke sungai,” ungkapnya

“Saya ucapkan terima kasih kepada personel Satgas,” ucapnya lagi. bem

Tinggalkan Balasan