Jakarta,Topikonline.co.id – Kapolda Metro Jaya, Asep Edi Suheri, memimpin serah terima jabatan (sertijab) tiga pejabat utama di lingkungan Polda Metro Jaya, Senin (6/4/2026). Rotasi ini menyasar posisi strategis: Karorena, Dirreskrimsus, dan Dirressiber, dalam upaya memperkuat kinerja institusi menghadapi tantangan keamanan yang kian kompleks.
Prosesi yang berlangsung di Lobby Gedung Promoter itu bukan sekadar seremoni pergantian jabatan, melainkan bagian dari strategi organisasi untuk menjaga ritme kerja tetap adaptif dan responsif. Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa rotasi merupakan keniscayaan dalam tubuh Polri.

“Pengabdian itu tidak pernah berhenti, hanya berpindah tempat. Apa yang telah dilakukan menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi,” tegasnya.
Kapolda juga memberikan apresiasi kepada para pejabat lama yang dinilai telah menorehkan kontribusi signifikan. Fondasi kinerja yang telah dibangun, menurutnya, menjadi pijakan penting untuk menjaga kesinambungan tugas-tugas kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Di sisi lain, pesan tegas disampaikan kepada para pejabat baru. Kapolda menuntut adaptasi cepat dan pembuktian kinerja nyata sejak hari pertama menjabat. Ia mengingatkan, rekam jejak personel Polda Metro Jaya selalu menjadi sorotan dalam perjalanan karier di institusi Polri.
“Setiap yang keluar dari Polda Metro Jaya pasti akan dilihat kualitasnya. Maka tunjukkan kinerja terbaik,” ujarnya menekankan.
Rotasi tersebut meliputi jabatan Karorena dari I Bagus Rai Elryanto kepada Teguh Tri Sasongko. Posisi Dirreskrimsus diserahterimakan dari Edy Suranta Sitepu kepada Victor Dean Mackbon. Sementara itu, jabatan Dirressiber beralih dari Roberto G.M. Pasaribu kepada R. Bagoes Wibisono.
Kapolda turut menegaskan pentingnya menjaga integritas, soliditas, dan loyalitas dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia meminta seluruh jajaran tetap konsisten memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sebagai kunci menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di ibu kota.
Pergantian pejabat ini diharapkan menjadi momentum akselerasi kinerja, sekaligus memperkuat efektivitas penegakan hukum dan pelayanan publik di tengah dinamika tantangan keamanan yang terus berkembang.(IWAN)












