Jakarta – Usai dilaksanakan upacara serah terima jabatan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI dari Laksda TNI Julius Widjojono kepada Brigjen TNI Dr. R. Nugraha Gumilar, prosesi berlanjut acara internal pisah dan tradisi sambut sarat makna di Puspen TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat, (22/12).
Seperti diberitakan kemarin, ada pergantian pucuk pimpinan di Puspen TNI. Pergantian ini berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/1470/XII/2023, tanggal 18 Desember 2023 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.
Prosesi tradisi internal ini dimulai dengan serah terima memorandum. Setelah itu berlanjut dengan pisah sambut dan tradisi satuan.
Laksda TNI Julius Widjojono dalam untaian katanya mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel Puspen TNI yang sudah bersama-sama melaksanakan tugas Puspen TNI mempublikasi kegiatan TNI sehingga TNI makin dicintai rakyat.
Tak lupa, pada kesempatan ini Laksda TNI Julius Widjojono juga memyampaikan permohonan maaf kepada segenap anggota Puspen TNI jika sepanjang tugasnya pernah menyinggung perasaan, baik sikap maupun perkataan.
“Kepada seluruh jajaran Puspen TNI, saya ucapkan terima kasih dan mohon maaf apabila ada perbuatan saya yang menyinggung perasaan,” ujarnya.
Sementara itu, Kapuspen TNI Brigjen TNI Dr. R. Nugraha Gumilar dalam untaian katanya mengatakan, organisasi itu seperti mobil. Meski sopirnya bagus, tetapi kalau mesinnya tak jalan, ya tak kan bisa jalan juga. Semua punya peran yang sama pentingnya dan bekerja secara sistem.
“Semua punya peran, semua punya kontribusi bagi maju atau gagalnya organisasi. Mudah-mudahan kita bisa menjalankan tugas dengan baik,” kata Kapuspen TNI dalam pesannya. Bembo












